Please wait...

patah-tulang-paha-bahaya-gak-ya-1200x800.jpg

Tulang paha adalah tulang yang paling kuat dan paling besar pada tubuh manusia, kemungkinannya sangat kecil untuk mengalami patah retak atau patah (fraktur). Walaupun mempunyai resiko yang sangat minim, seseorang mungkin saja dapat mengalami patah tulang paha dengan berbagai penyebab.

Patah tulang paha merupakan cedera yang biasa terjadi karna tekanan dan kecelakaan yang cukup parah, misalnya kecelakaan lalu lintas dapat menjadi pemicu utama seseorang mengalami patah tulang paha.

Jenis – jenis Patah Tulang Paha

Patah tulang paha memiliki beberapa kategori, diantaranya sebagai berikut :

  1. Fraktur Femur Proksimal

Biasa disebut juga dengan patah tulang pinggul, kondisi ini dapat terjadi ketika tulang paha atas yang bedekatan dengan sendi panggul mengalami patah.

Fraktur femur proksimal terbagi lagi menjadi 3 jenis, yaitu :

  • Fraktur leher femur : patah pada sendi pinggul dan bagian atas tulang paha.
  • Fraktur intertrochanter femur : patah tulang terjadi dibawah leher femur, tetapi patah tulang jenis ini lebih mudah ditangani dibandingkan dengan fraktur leher femur.
  • Fraktur insufisiensi : mayoritas sering terjadi pada tulang panggul daripada tulang paha, kondisi patah tulang paha pada jenis ini dapat diobati tanpa operasi.
  1. Fraktur Batang Femur

Merupakan cedera yang terjadi pada poros femoral yaitu merupakan tulang paha yang panjang dan lurus. Jenis patah tulang ini, hampir selalu membutuhkan operasi pada metode pengobatannya, supaya pasien dapat berjalan dan beraktivitas seperti sedia kala kembali.

  1. Fraktur Femur Suprakondiler

Jenis patah tulang paha yang terjadi tepat di atas sendi lutut. Patah tulang jenis ini paling sering dialami oleh seseorang yang mempunyai riwayat osteoporosis akut atau orang yang pernah menjalani operasi lutut total sebelumnya.

Penyebab Patah Tulang Paha

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, tulang paha merupakan tulang terbesar dan terkuat pada tubuh manusia. Sehingga sulit untuk mengalami retak atau patah, penyebab paling sering seseorang mengalami patah tulang paha ialah akibat dari kecelakaan lalu lintas yang tergolong parah, bisa saat mengendarai mobil atau motor.

Faktor usia ternyata juga menjadi salah satu penyebab meningkatnya resiko patah tulang paha. Hal ini dikarenakan seseorang yang sudah lanjut usia cenderung mudah jatuh karna kekuatan tulang sudah menurun, sehingga rentan mengalami patah tulang.

Gejala Patah Tulang Paha

Berikut beberapa gejala patah tulang paha yaitu :

  • Pada kaki yang patah tidak dapat dijadikan tumpuan
  • Terasa nyeri yang sangat hebat pada bagian paha
  • Bagian kaki yang patah terlihat lebih pendek

Pencegahan Patah Tulang Paha

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa patah tulang paha dapat terjadi karna adanya hantaman keras yang bisa disebabkan oleh terjadinya kecelakan kendaraan bermotor atau bermobil. Oleh karena itu, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan ketika sedang bepergian menggunakan kendaraan harap pastikan untuk selalu menggunakan sabuk pengaman saat berada di dalam mobil. Dan berhati-hatilah saat mengemudi kendaraan apapun baik mobil atau motor agar terhindar dari kecelakaan yang dapat menyebabkan patah tulang paha.

Usia yang semakin bertambah juga dapat menyebabkan semakin tinggi resiko seseorang mengalami patah tulang, untuk menghindari hal ini terjadi pastikan tubuh selalu mendapatkan asupan kalsium dan vitamin D yang cukup setiap harinya. Sering berjemur di bawah sinar matahari pagi juga sangat baik untuk kesehatan tulang.

Kapan Harus Ke Dokter?

Untuk mengetahui kondisi patah tulang paha ada beberapa hal yang perlu dilakukan, seperti X-Ray dan juga CT Scan pada area tulang paha. Pengobatan yang cukup umum dilakukan untuk mengatasi patah tulang paha dengan tindakan bedah atau operasi.  Sebaiknya segera konsultasikan keluhan patah tulang paha ke dokter spesialis Orthopedi dan Traumatologi di rumah sakit terpercaya untuk mendapatkan penanganan yang tepat pada lokasi patah tulang yang Anda alami agar fungsi gerak tubuh dapat dipulihkan.

Sahabat Ortho, Jika Anda keluarga maupun kerabat mengalami patah tulang paha, jangan khawatir karena RS Orthopedi dan Trauamtologi Surabaya menyediakan layanan konsultasi rawat jalan untuk keluhan tulang dan sendi Anda. Dapatkan informasi terkini mengenai jadwal dokter yang tersedia dan lakukan appointment pada nomor RS yang tertera dibawah ini.

Informasi dan pendaftaran :

(031) 574 31 574 / 574 31 299
Whatsapp 0813 3662 1957 / 0813 3787 3131

IGD dan Ambulance 24 jam :

(031 574 31 574 ext 118 / 0823 3765 5500

 

RS Orthopedi dan Traumatologi Surabaya
– Your Bone and Joint Solution –


sakit-pinggang-1200x801.jpg

 

Sahabat Ortho, sakit pinggang merupakan penyakit yang dapat dialami oleh banyak orang. Sakit pinggang biasa terjadi karna cedera otot atau sendi pada area sekitar pinggang, akibat dari mengangkat beban berat, atau melakukan gerakan secara berulang. Sakit punggung bagian bawah juga dapat terjadi karna adanya gangguan organ ginjal atau terjadinya infeksi pada tulang belakang.

 

Penyebab Sakit Pinggang

Banyak kasus yang menjadi penyebab sakit pinggang salah satunya akibat dari cedera otot pada pinggang. Cedera dapat terjadi karena gerakan tiba-tiba dan berulang pada pinggang, contohnya saat mengangkat benda yang terlalu berat atau saat berolahraga seperti golf, tenis meja, dan bulu tangkis.

Sakit pinggang juga biasa dialami oleh pekerja kantor yang terlalu lama duduk bekerja didepan komputer, apalagi jika posisi duduk salah dan kursi yang tidak nyaman. Selain itu anak-anak juga dapat mengalami sakit pinggang, akibat dari sering membawa tas punggung yang terlalu berat.

Selain cedera-cedera yang disebutkan sebelumnya, sakit pinggang juga dapat terjadi karena adanya gangguan tulang belakang atau gangguan pada bagian tubuh lain. Berikut gangguan pada saraf tulang belakang yang dapat mengakibatkan sakit pinggang diantaranya :

  • Cedera tulang belakang akibat terbentur atau kecelakaan
  • Penyempitan ruas tulang belakang atau stenosis spinal
  • Peradangan pada sendi tulang belakang
  • Pengikisan bantalan tulang belakang karena faktor umur
  • Saraf terjepit akibat penonjolan bantalan tulang belakang (hernia nukleus pulposus)

 

Gejala Sakit Pinggang

Seberapa parah gejala sakit pinggang dapat dilihat dari sumber penyebabnya, rasa sakit yang muncul biasanya menyebar atau berkumpul di satu titik. Tingkat keparahan sakit pun bermacam-macam, mulai dari yang bersifat ringan, menengah, atau bahkan parah.

Rasa sakit dapat menyebar ke beberapa bagian tubuh meliputi paha, bokong, dan punggung bagian bawah. Rasa sakit yang berlangsung lebih dari tiga bulan dianggap sebagai sakit pinggang kronis. Gejala yang terjadi pada setiap orang biasanya berbeda-beda, tergantung dengan penyebabnya. Tetapi gejala umumnya hampir sama yaitu :

  • Pinggang terasa pegal, kaku, atau seperti ditusuk.
  • Nyeri yang merambat dari pinggang ke bokong sampai kaki.
  • Sulit untuk bergerak maupun berdiri tegak karna pinggang terasa nyeri.
  • Sakit semakin memburuk saat membungkuk, mengangkat benda berat, atau berjalan.

 

Diagnosis Sakit Pinggang

Dokter mendiagnosis sumber nyeri pinggang dari penjelasan secara spesifik pasien, kapan nyeri itu terjadi, seperti apa gejalanya, dan riwayat penyakit pasien. Lalu, dokter akan mempertimbangkan perlu atau tidaknya dilakukan rontgen, CT scan, atau MRI untuk melengkapi hasil diagnosis dan mulai melakukan perawatan.

 

Kapan Harus Ke Dokter

Sakit pinggang merupakan penyakit yang dapat sesekali kambuh dan sembuh dengan sendirinya. Namun bila sakit pinggang terjadi secara terus menerus selama 1 bulan dan menyebabkan kondisi tubuh semakin memburuk, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat pada bagian punggung yang mengalami sakit/nyeri. Agar Anda dapat kembali melakukan aktifitas seperti sedia kala.

Sahabat Ortho, Jika Anda, keluarga maupun kerabat mengalami sakit pinggang, jangan khawatir. RS Orthopedi dan Traumatologi Surabaya menyediakan layanan konsultasi keluhan seputar tulang, otot, sendi dan jaringan sekitarnya. Rawat jalan tetap buka di hari libur dan tanggal merah, kami siap membantu keluhan tulang Anda. Dapatkan informasi terkini jadwal dokter yang tersedia dan lakukan appointment di nomor pendaftaran RS yang tertera dibawah ini.

 

Informasi dan pendaftaran :

(031) 574 31 574 / 574 31 299
Whatsapp 0813 3662 1957 / 0813 3787 3131

IGD dan Ambulance 24 jam :

(031 574 31 574 ext 118 / 0823 3765 5500

 

RS Orthopedi dan Traumatologi Surabaya
– Your Bone and Joint Solution –

 

References :

https://www.halodoc.com/kesehatan/sakit-pinggang

https://www.alodokter.com/sakit-pinggang

https://www.ekahospital.com/better-healths/ortopedi/9-penyebab-sakit-pinggang-yang-sering-diremehkan

Image :

https://www.freepik.com/free-photo/front-view-young-male-having-backache-pink-background-color-male-model_13154989.htm#page=2&query=low%20back%20pain&position=23&from_view=search&track=ais


Osteomalacia.jpg

 

“Tulang Lunak” atau Osteomalacia adalah kondisi dimana tulang tidak dapat mengeras akibat kurangnya vitamin D, fosfor, atau kalsium.  Akibatnya tulang rawan bengkok dan beresiko mudah patah. Gejala umum dari Osteomalacia adalah nyeri pada tulang dan pinggul, juga kelemahan otot sehingga menyebabkan kesulitan berjalan, serta mudah lelah.

Osteoporosis dan Osteomalacia memiliki gejala yang hampir mirip, yaitu tulang rapuh. Osteoporosis terjadi akibat menurunnya massa tulang, sehingga tulang menjadi keropos setelah tulang tumbuh sempurna. Sedangkan Osteomalacia terjadi karena ketidaksempurnaan pembentukan tulang, sehingga tulang tidak mengeras.

Osteomalacia terjadi karena beberapa faktor. Faktor yang paling berpengaruh adalah kekurangan asupan vitamin D yang berfungsi untuk menjaga kesehatan tulang. Mengalami gangguan pencernaan sehingga nutrisi tidak terserap maksimal, kondisi genetik langka juga dapat menyebabkan Osteomalacia.

Ada beberapa cara untuk mendeteksi gangguan Osteomalacia, antara lain:

  • Sinar X
    Pemindaian dengan Sinar-X dilakukan untuk memeriksa apakah ada keretakan pada tulang yang menjadi ciri dari Osteomalacia
  • Tes Urine dan Test Darah
    pemersiksaan ini bertujuan untuk memeriksa kandungan vitamin D dalam tubuh, sebab Osteomalacia terjadi karena kurangnya asupan vitamin D
  • Pemeriksaan Kepadatan Tulang
    Pemindaian kepadatan tulang untuk mengevaluasi jumlah kalsium dan mineral yang ada pada tulang
  • Biopsi
    Pemeriksaan laboratorium dengan mengambil contoh jaringan tulang.

Bagi penderita Osteomalacia dapat mengkonsumi suplemen vitamin D, kalsium atau fosfat, tergantung pada kasus masing-masing. Misalnya, pasien dengan malabsorpsi usus (usus tidak dapat menyerap nutrisi atau vitamin dengan benar) mungkin perlu mengonsumsi vitamin D dan kalsium dalam jumlah yang lebih besar.

Kemudian ditambah dengan berjemur selama 10 – 15 menit. Waktu efektif berjemur bisa dimulai sekitar pukul 06.00 sampai dengan 08.00. Sinar matahari cukup kuat untuk menembus pakaian, jadi pastikan seluruh tubuh mendapat cukup paparan sinar matahari untuk merangsang pembentukan Vitamin D.

Ada juga beberapa perawatan lain yang dapat dilakukan untuk meredakan atau memperbaiki gejala Osteomalacia, yaitu:

  1. Korset
    menggunakan korset dapat menyangga tulang dan dapat mengurangi resiko ketidakteraturan tulang
  2. Pembedahan
    Untuk kasus yang parah, pembedahan atau operasi dapat memperbaiki kelainan bentuk tulang akibat Osteomalacia

Segera konsultasikan kepada dokter spesialis orthopedi bila menemui gejala-gejala Osteomalacia. Untuk meningkatkan peluang kesembuhan dan terhindar dari komplikasi berbahaya.

 

Informasi Pendaftaran :
RS. ORTHOPEDI & TRAUMATOLOGI SURABAYA
JL. Emerald Mansion TX 10, Citraland – Surabaya
(031) 57431574 / 57431299
IGD : 082337655500 ext 118

 

Reference:

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/osteomalacia/symptoms-causes/syc-20355514
https://medlineplus.gov/vitaminddeficiency.html
https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/13017-osteomalacia

 


Copyright by Surabaya Orthopedi 2021

WhatsApp Live Chat