Please wait...



Blog

CLASSIC LIST

Patah-Tulang-2-1200x800.jpg

Sahabat ortho, cedera patah tulang merupakan kejadian yang tidak dapat diprediksi dan sangat sering terjadi di masyarakat. Di sekitar anda, seringkali anda menjumpai kejadian kecelakaan yang bisa menyebabkan patah tulang. Secara umum patah tulang terjadi ketika tulang mengalami keretakan, pecah menjadi 2 atau beberapa bagian. Hal ini bisa terjadi akibat kecelakaan, cedera olahraga, atau tindakan kekerasan. Patah tulang biasanya tidak mengancam nyawa, namun begitu patah tulang tetap membutuhkan perawatan medis segera dan penanganan awal yang benar agar kondisinya tidak semakin parah.

Kondisi patah tulang bukanlah hal yang bisa dianggap enteng, pasalnya jika salah penanganan bisa menyebabkan kecacatan pada korban. Secara garis besar patah tulang terbagi menjadi 2 yaitu patah tulang tertutup dan patah tulang terbuka. Patah tulang tertutup adalah patah tulang dengan kondisi tulang yang patah tidak menembus kulit. Sedangkan patah tulang terbuka adalah kondisi patah tulang yang Sebagian tulang yang patah terlihat menembus kulit.

Banyak cara untuk menangani patah tulang. Secara garis besar terbagi atas dua secara konvensional dan operasi. Penanganan konvensional dapat dilakukan dengan pemakaian gips ataupun bidai pada bagian yang patah. Ada juga yang melakukan traksi tulang/kulit. Sedangkan penanganan dengan cara operasi, terdiri dari penggunaaan sekrup, kawat dan pen. Proses ini sangatlah invasif dan nantinya akan berpengaruh kepada penyembuhan tulang. Menyambungkan Kembali tulang yang patah, mempertahankan stabilitas tulang dan sendi, penggantian sendi yang mengalai kerusakan.

Gejala Patah Tulang

Hampir semua patah tulang akan disertai rasa sakit yang hebat. Kenali gejala patah tulang berikut :

  • Bengkak, kemerahan, dan memar
  • Sulit digerakkan atau sulit menahan beban
  • Mengalami kelainan bentuk
  • Tulang yang patah terlihat menembus kulit

Pasang Pen untuk Menangani Patah Tulang

Pasang pen merupakan prosedur bedah yang dilakukan untuk menyatukan dan menjaga posisi tulang yang patah. Namun, tidak semua kondisi patah tulang akan ditangani dengan pemasangan pen, ya. Pasang pen biasanya dilakukan jika kondisi patah tulang terbilang cukup parah, misalnya:

  • Tulang hancur atau patah menjadi beberapa bagian
  • Patah tulang terjadi di sekitar sendi yang sering digerakkan
  • Patahan tulang berubah posisi menjadi tidak sejajar

Masa Pemulihan Patah Tulang pasca Pemasangan Pen

Sahabat ortho, waktu pemulihan setelah pemasangan pen bermacam-macam tergantung pada jenis, lokasi dan tingkat keparahan pada patah tulang. Fase pemulihan umumnya memakan waktu 3-12 bulan. Fase ini bisa memakan waktu lebih lama jika anda mengalami efek samping pemasangan pen. Agar pemulihan berjalan lancar dan terhindar dari efek samping pemasangan pen, berikut adalah pantangan setelah pasang pen dan beberapa hal lain yang perlu Anda perhatikan.

  1. Minum obat Pereda nyeri dan obat lain sesuai dengan instruksi dokter
  2. Posisikan area patah tulang yang telah dipasang pen untuk mengurangi pembengkakan
  3. Selalu jaga kondisi jahitan, pastikan selalu terutup dan bersih serta sering mencuci tangan untuk menghindari infeksi. Ganti perban sesuai waktu dan lakukan penggantian perbam dengan benar.
  4. Hindari tekanan. Menggerakkan tulang yang sakit adalah pantangan setelah pasang pen. Sebaiknya tulang yang baru saja dipasang pen jangan digerakkan untuk sementara waktu.

Jangan lupa juga untuk rutin kontrol ke dokter, sehingga dokter bisa mengevaluasi proses penyembuhan tulang, baik melalui foto rontgen tulang maupun keluhan yang Anda rasakan. Dalam beberapa kasus, pen dalam tulang mungkin harus dilepas lebih dini, misalnya jika terjadi infeksi atau pelat logam menimbulkan iritasi dan nyeri.

Jika proses penyembuhan patah tulang berjalan dengan baik dan tulang telah menyatu kembali, pen bisa dibiarkan saja di tempatnya, atau bisa juga dicabut. Hal ini bergantung pada keadaan pasien dan penilaian dokter. Namun, umumnya jika pen diambil akan membuat pasien merasa lebih nyaman.

Rumah Sakit Orthopedi dan Traumatologi Surabaya menyediakan layanan mulai dari konsultasi seputar kesehatan tulang, penanganan yang komprehensif serta rehabilitasi yang berkelanjutan. Jika anda mengalami masalah tulang, otot, sendi, dan jaringan lunak sekitarnya segera konsultasikan ke dokter spesialis orthopedi dan traumatologi kami.

Poli Orthopedi dan Traumatologi Sakit Orthopedi dan Traumatologi Surabaya buka setiap hari (Senin – Minggu), tanggal merah TETAP BUKA.

IGD, Ambulance, Farmasi, Radiologi, Laboratorium 24 Jam.

Informasi dan pendaftaran :

(031) 574 31 574 / 574 31 299
Whatsapp 0813 3662 1957 / 0813 3787 3131

IGD dan Ambulance :

(031 574 31 574 / 574 31 299 ext 118

Whatsapp 0823 3765 5500

RS Orthopedi dan Traumatologi Surabaya
– Your Bone and Joint Solution –

References :

https://medlineplus.gov/fractures.html

https://kidshealth.org/en/kids/broken-bones.html

https://www.sehatq.com/artikel/serba-serbi-pemasangan-pen-untuk-patah-tulang-mulai-dari-kriteria-hingga-efek-sampingnya diakses 2022

American Academy of Orthopaedic Surgeons. OrthoInfo (2019). Internal Fixation for Fractures diakses 2022

Image :

https://www.freepik.com/author/rawpixel-com diakses 2022

 

 


cacar-monyet-ilustrasi-5cd904c4e5b50.png

Saat ini cacar monyet atau monkey pox telah ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai darurat kesehatan global pasalnya laporan kasus cacar monyet terus bertambah dan telah terdeteksi pada puluhan negara di berbagai belahan dunia.

Dilansir dari kementerian kesehatan republik Indonesia, “Sampai saat ini belum ditemukan kasus Monkeypox di Indonesia” jelas Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. Anung Sugihantono, M.Kes. Menurut juru bicara Kementerian Kesehatan RI, dr. Mohammad Syahril menyebut bahwa Indonesia dikategorikan sebagai klasifikasi satu oleh WHO. Klasifikasi satu punya arti negara yang belum pernah mencatat kasus cacar monyet selama 21 hari.

Seperti yang kita ketahui cacar monyet hampir mirip dengan cacar air yang sudah ada sebelumnya, meski begitu tetap ada perbedaanya. Perbedaan tersebut terlelat pada jenis virus, gejala dan perkembangan kedua virus tersebut. Cacar monyet disebabkan oleh virus human monkeypox (MPXV) orthopexvirus. Virus ini pertama kali ditemukan pada monyet di tahun 1958. Sedangkan kasus pertama pada manusia (anak-anak) terjadi pada tahun 1970.

Dilansir dari Kemenkes RI, Penularan melalui kontak erat dengan hewan atau manusia yang terinfeksi atau benda yang terkontaminasi virus. “Penularan dapat melalui darah, air liur, cairan tubuh, Lesi kulit atau cairan pada cacar, kemudian droplet pernapasan,” terang dr. Muhammad Syahril, Sp.P., MPH juru bicara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Tanda gejala yang terjadi jika terinfeksi cacar monyet (monkey pox) :

  1. Demam
  2. Sakit Kepala
  3. Nyeri Otot
  4. Kelelahan
  5. Sakit punggung
  6. Pembengkakan kelenjar getah bening

Dalam 1 – 3 hari setelah demam, akan muncul ruam pada wajah serta pada area tubuh lainnya. Dan masa inkubasi cacar monyet biasanya 6 sampai 16 hari tetapi dapat mencapai 5 sampai 21 hari. Kasus yang lebih parah biasanya terjadi pada orang dengan tingkat imunitas yang lemah dan anak-anak.

Bagaimana cara mencegah agar terhindar dari cacar monyet?

Dikutip dari CDC, vaksin cacar (smallpox) dapat digunakan sebagai upaya mencegah terlular cacar monyet.

Selain itu, beberapa cara lain yang bisa anda lakukan untuk mencegah infeksi virus ini, antara lain :

  1. Menghindari kontak dengan hewan yang sakit
  2. Menghindari orang yang terpapar virus
  3. Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir
  4. Mengonsumsi daging yang matang.

Kewaspadaan terhadap cacr monyet memang sangat diperlukan seiring dengan naiknya jasus yang terjadi di beberapa negara. Dengan menjalani pola hidup bersih dan sehat diharapkan bisa mencegah terjadinya penularan virus. Tetap memakai masker dan rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir (atau menggunakan hand sanitizer berbasis alcohol) dapat menjadi slaah satu cara efektif untuk mencegah sebagian besar infeksi virus.

Kapan harus pergi ke dokter?

Jika anda merasa melakukan kontak dengan seseorang atau hewan liar yang dicurigai terinfeksi monkeypox, segera konsultasikan ke dokter. Terlebih jika anda setalh melakukan perjalanan dari negara yang terpapar wabah ini. Dan apabila anda mengalami gejala seperti yang telah disebutkan diatas, sebaiknya seger memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Pengobatan ini juga membantu mencegah timbulnya penyakit komplikasi.

Meskipun cacar monyet merupakan penyakit yang dapat sembuh dengan endirinya (self-limited disease), tapi gejalnya dapat mengganggu dan membuat tidak nyaman. Apalagi cacar ini cenderung sembuh lebih lama dibandingkan dengan penyakit cacar lainnya.

Jika sahabat ortho memiliki keluhan atau gejala yang mengarah kepada cacar monyet atau monkey pox segera konsultasikan ke dokter terdekat anda. Atau bisa anda konsultasikan ke dokter spesialis anak di Rumah Sakit Orthpedi dan Traumatologi Surabaya.

Dokter Spesialis Anak :

Dr. Haryson Tondi W, Sp. A

Jadwal Praktek :

Rabu : 18.00 – 19.00

Poli Orthopedi dan Traumatologi Rumah Sakit Orthopedi dan Traumatologi Surabaya buka setiap hari (Senin – Minggu), tanggal merah TETAP BUKA.

IGD, Ambulance, Farmasi, Radiologi, Laboratorium 24 Jam.

Informasi dan Pendaftaran

(031) 574 31 574 / 574 31 299

Whatsapp 0813 3662 1957 / 0813 3787 3131

IGD :

(031) 574 31 574 / 574 31 299 ext 118

Whatsapp 0823 3765 5500

Temukan artikel seputar kesehatan yang menarik lainnya hanya di www.surabayaorthopedi.com

 

References :

Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Chickenpox. 
Healthline. Diakses pada 2022. Chickenpox. 
CDC.gov. Diakses pada 2022. Monkeypox Prevention.

Kemenkes RI. Diakses pada 2022 Waspada Wabah Cacar Monyet.

Image :

https://www.freepik.com/free-photo/skin-allergy-person-s-arm_19672645.htm?query=eczema (gambar hanya ilustrasi)


Cover-Artikel-TBC-2-1.jpg

Sahabat ortho, selama ini kita hanya mendengar tentang penyakit TBC yang menyerang paru-paru kita. Namun, tahukah kamu ternyata bakteri TBC juga bisa menyebar ke tulang kita lho, yang dikenal dengan nama TBC tulang atau penyakit Pott. TBC tulang sendiri adalah salah satu jenis TBC yang cukup jarang terjadi. Menurut European Spine Journal, penyakit ini lebih banyak ditemukan pada pasien berusia 55-60 tahun ke atas, terutama pada pasien yang juga mengidap HIV/AIDS.

TBC tulang terjadi Ketika tubuh kita terinfeksi bakteri TBC (Mycobacterium Tuberculosis) yang menyerang paru-paru, lalu bakteri tersebut menyebar keluar paru-paru melalui aliran darah menuju tulang, tulang belakang ataupun persendian.

Bakteri TBC biasanya menyerang tulang-tulang dengan suplai darah yang tinggi seperti tulang belakang (spine). Kasus TBC tulang yang paling sering dijumpai adalah TBC pada tulang belakang atau biasa disebut dengan penyakit Pott atau TBC Spondilitis. Berbeda dengan TBC yang menyerang paru-paru, penelitian menunjukkan bahwa penyebaran TBC pada tulang bukanlah melalui udara melainkan melalui darah atau nanah orang terinfeksi bakteri TBC tulang.

Kenali Tanda dan Gejalanya

TBC yang menyerang tulang sanga sulit untuk dideteksi, biasanya ketika penyakit sudah lumayan parah atau sudah mencapai stadium lanjut TBC tulang baru akan terdiagnosis.

Penderita TBC tulang biasanya akan mengalami beberapa gejala sebagai berikut :

  1. Nyeri punggung terpusat di satu bagian dan makin lama makin berat
  2. Rasa kaku di punggung
  3. Peradangan pada punggung dan sendi
  4. Benjolan atau pembengkakan di punggung
  5. Punggung bungkuk (kifosis)
  6. Sulit bergerak atau berjalan, terutama jika penyakit menyerang anak
  7. Abses tulang belakang
  8. Kelemahan otot
  9. Pembengkakakn jaringan lunak

Selain gejala diatas, kemungkinan penderita bisa juga disertai atau tidak disertai gejala umum penyakit tbc seperti, kelelahan, demam, keringat dingin, hilang nafsu makan, keringat pada malam hari, dan penurunan berat badan.

Apakah TBC tulang itu menular?

Sahabat ortho, tuberkulosis yang menyerang tulang sebenarnya adalah penyakit yang cukup langka dan biasanya tidak menular. Namun perlu digarisbawahi infeksi TBC tulang dapat menyebar melalui darah jika seseorang terkena darah atau nanah dari tubuh penderita. Apalagi, dalam beberapa dekade terakhir  kasus TBC tulang meningkat, karena lebih sering terjadi pada orang dengan kondisi HIV/AIDS. Alasannya, karena sistem kekebalan tubuhnya lebih lemah.

Bagaimana TBC tulang terdiagnosis?

TBC tulang umunya cukup sulit untuk terdiagnosi, hal ini dikarenakan gejala yang muncul hampir sama dengan beberapa penyakit tulang yang lain seperti tumor tulang belakang srthritis sepstis, dan abses tulang belakang. Namun sama halnya dengan penyakit TBC biasanya, TBC tulang dapat dideteksi melalui tes kulit atau tes darah. Tetapi kedua tes ini belum tentu dapat menunjukkan apakah seseorang benar-benar menderita TBC tulang.

Kapan Harus ke Dokter?

Sahabat ortho, anda perlu waspada terhadap tanda-tanda berikut :

  1. Komplikasi system saraf
  2. Lumpuh pada salah satu bagian tubuh
  3. Bagian kaki atau tangan memendek (biasanya terjadi pada anak-anak)
  4. Cacat tulang

Tubuh masing-masing penderita menunjukkan tanda-tanda dan gejala yang berbeda-beda. Jangan abaikan jika anda mengalami salah satu tanda atau semua tanda yang disebutkan diatas. Segera periksakan ke dokter spesialis terdekat anda atau segera periksakan ke dokter spesialis orthopedi dan traumatologi di RS Orthopedi dan Traumatologi Surabaya.

Poli Orthopedi dan Traumatologi Sakit Orthopedi dan Traumatologi Surabaya buka setiap hari (Senin – Minggu), tanggal merah TETAP BUKA.

IGD, Ambulance, Farmas, Radiologi, Laboratorium 24 Jam.

Informasi dan pendaftaran :

(031) 574 31 574 / 574 31 299
Whatsapp 0813 3662 1957 / 0813 3787 3131

IGD dan Ambulance :

(031 574 31 574 / 574 31 299 ext 118

Whatsapp 0823 3765 5500

RS Orthopedi dan Traumatologi Surabaya
– Your Bone and Joint Solution –

References :

Web MD. https://www.webmd.com/lung/what-is-skeletal-tuberculosis diakses 2022

Healthline. https://www.healthline.com/health/types-of-tuberculosis#extrapulmonary diakses 2022

Kementerian Kesehatan RI. http://yankes.kemkes.go.id/read-infeksi-tulang-sebabkan-kelumpuhan-5577.html diakses 2022


Cover-Artikel-500x500-1.jpg

Sahabat Ortho, tahukah kamu jika melakukan medical check up setelah lebaran sangat penting untuk dilakukan?

Perlu diketahui, sebenarnya saat puasa adalah saat yang baik untuk melakukaan pengontrolan gula darah dan tekanan darah bagi penderita diabetes dan hipertensi. Namun saat lebaran tiba, tubuh kita dikagetkan dengan banyaknya makanan yang umumnya mengandung lemak dan gula yang tinggi.

Lepasnya kontrol diri terhadap makanan ditambah dengan banyakanya makanan yang mengandung gula dan lemak yang tinggi membuat seseorang sangat rentan terkena penyakit metabolic seperti diabetes, hipertensi, peningkatan kadar kolesterol dalam darah, serangan jantung secara tiba-tiba hingga gangguan pada ginjal.

Selain itu bagi pasien penderita diabetes atau hipertensi kesibukan merayakan lebaran itu sendiri menyebabkan pasien melupakan kewajiban minum obat untuk mengontrol penyakitnya.

Lalu, bagaimana cara mencegah hal tersebut?

Agar dapat mengurangi resiko penyakit yang ditimbulkan setelah lebaran, langkah terbaik yang bisa kita lakukan adalah dengan melakukan medical check up. Medical check up merupakan upaya yang dapat membantu sahabat ortho semua agar bisa mengetahui kondisi tubuh kita secara menyeluruh dan potensi penyakit yang kemungkinan menjangkit tubuh tanpa menimbulkan gejala. Melalui medical check up, kita akan dilakukan skrinning faktor-faktor risiko yang menyebabkan gangguan pada fungsi tubuh kita agar dapat dilakukan pencegahan lebih dini. Dengan begitu penyakit tidak akan berkembang kearah yang lebih serius hingga berakibat fatal di kemudian hari.

Rumah Sakit Orthopedi dan Traumatologi Surabaya menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan (Medical Check Up) bagi sahabat ortho semua. Yuk segera periksakan diri anda dan pastikan tubuh kita tetap sehat dan bugar setelah lebaran.

Informasi dan Pendaftaran :

(031) 574 31 574 / 574 31 299

Whatsapp 0813 3662 1957 / 0813 3787 3131

IGD        :
(031) 574 31 574 /574 31 299 EXT 118

Whatsapp 0823 3765 5500


men-exercise-by-running-road-bridge-1200x801.jpg

Sahabat Ortho, jangan jadikan puasa sebagai alasan untuk bermalas – malasan. Banyak sekali hal positif yang tetap bisa kita lakukan meskipun sedang berpuasa, tentunya kegiatan yang memberikan manfaat pada tubuh kita. Salah satunya adalah Olahraga. Selain menyehatkan, untuk kalian yang sedang menargetkan body goals sangat terbantu dengan olahraga saat puasa. Pasalnya, olahraga saat berpuasa mampu membakar lemak 2x lipat dibandingkan saat tidak berpuasa. Namun sebelum kita melakukan olahraga, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan agar kita bisa berolahraga dengan aman dan terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan. Berikut 5 hal yang perlu diperhatikan sebelum berolahraga saat puasa :

  1. Waktu Olahraga

Sebaiknya dilakukan setelah berbuka puasa karena tubuh kita sudah mendapatkan asupan energi Kembali. Namun, kita juga bisa melakukannya saat menjelang berbuka puasa, anda bisa melakukannya selama 30 – 60 menit sebelum waktu berbuka. Kenapa harus menjelang berbuka puasa? Hal ini dikarenakan sudah mendekati waktu makan sehingga tubuh kita bisa mendapatkan asupan energi kembali.

  1. Asupan makanan yang diperlukan

Usahakan untuk tetap mengonsumsi makanan dalam jumlah yang sama seperti hari biasanya, tidak berlebih dan tidak kurang. Pastikan juga menu makanan anda tetap mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral untuk memenuhi kebutuhan gizi yang diperlukan oleh tubuh.

  1. Banyak minum

Pada saat puasa kita akan kehilangan cairan, apalagi ditambah dengan kita harus berolahraga saat berpuasa. Sehingga untuk mencegah hal ini terjadi, anda harus menjaga asupan cairan. Asupan cairan yang disarankan adalah 1,5 – 2 liter per hari

  1. Waktu istirahat (Tidur)

Kebutuhan istirahat rata-rata orang dewasa sekitar 7 – 9 jam per harinya. Waktu tidur yang kurang dapat mempengaruhi kinerja tubuh kita. Tidur siang mungkin diperlukan untuk mempertahankan kondisi tubuh agar tetap bugar dan sehat.

  1. Olahraga yang sesuai dengan kondisi saat puasa

Selanjutnya yang terakhir yang harus kita perhatikan adalah jenis olahraga yang akan kita lakukan. Pilih jenis olahraga yang low impact atau intensitas ringan sampai sedang, tidak disarankan untuk tidak melakukan olahraga dengan intensitas tinggi karena ditakutkan tubuh tidak mampu melakukannya saat dalam kondisi sedang berpuasa.

Beberapa jenis olahraga ringan yang bisa dilakukan selama bulan puasa yaitu :

  1. Jogging

Mampu membakar kalori secara maksimal dan meningkatkan hormone endorphin di dalam tubuh. Namun sebaiknya anda melakukannya dengan intensitas ringan agar tubuh tidak kekuarangan cairan (dehidrasi) yang berlebihan. Jogging bisa dilakukan pada waktu setelah sahur (pagi hari) atau bisa juga dilakukan saat menjelang berbuka puasa.

  1. Bersepeda

Olahraga yang selain membakar cukup banyak kalori, olahraga ini juga sangat digemari oleh masyarakat dari anak-anak hingga dewasa. Olahraga alternatif ini cocok dilakukan pada pagi hari dimana saat udara masih segar dan belum banyak polusi. Bersepeda cukup dilakukan selama kurang lebih 30-45 menit dengan intensitas sedang setiap harinya.

  1. Yoga

Yoga mampu membantu menyuplai oksigen ke dalam otak setelah seharian melakukan aktivitas yang melelahkan. Tak hanya itu, yoga bisa menenangkan pikiran dan membuat tubuh menjadi lebih rileks. Satu-satunya olahraga yang tidak memiliki ancaman resiko yang berbahaya. Yoga membutuhkan suasana yang tenang dan nyaman jauh dari suara bising.

  1. Plank

Plank ternyata cukup baik untuk melatih pola pernafasan kita hingga mengencangkan otot perut. Cara melakukannya, posisikan badan tengkurap, turunkan punggung dan gunakan kedua siku sebagai tumpuan dan angkat pinggul sejajar lalu tahan posisi ini selama beberapa menit. Untuk sahabat ortho yang masih pemula, bisa dilakukan selama 30 detik lalu dinaikkan secara bertahap.

  1. Jalan Cepat

Menjadi alternatif olahraga yang baik karena mampu untuk menjaga keseimbangan tubuh saat berpuasa. Asyiknya lagi aktivitas ini bisa kamu lakukan bersama teman atau kerabat loh! Cukup bergerak selama kurang lebih 30 menit dalam sehari saat sore hari menjelang berbuka puasa.

Membahas jenis olahraga yang bisa diterapkan saat puasa, kurang lengkap rasanya jika kita tidak membahas manfaat saja yang bisa kita dapatkan. Berikut kami rangkumkan juga manfaat yang bisa dirasakan ketika kita berolahraga saat berpuasa :

  1. Mempertahankan massa otot dimana massa otot akan berkurang saat kita menjalankan puasa.
  2. Menjaga berat badan agar tidak terjadi kenaikan saat bulan puasa.
  3. Memperlancar metabolisme tubuh yang lebih baik pada saat berpuasa jika tubuh sering bergerak.

 

 

RS Orthopedi dan Traumatologi Surabaya

– Your Bone and Joint Solution –

 

Appointment dan Pendaftaran :

(031) 574 31 574 / 574 31 299

0813 3662 1957 / 0813 3787 3131

IGD dan Ambulance :

(031) 574 31 574 / 574 31 299 ext 118

0823 3765 5500

 

Reference :

Healthline.https://www.healthline.com/health/sit-ups-benefits
Diakses pada 4 April 2022

https://www.sehatq.com/artikel/olahraga-saat-puasa-ternyata-berdampak-baik-untuk-tubuh

Diakses pada 4 April 2022

https://hellosehat.com/kebugaran/waktu-olahraga-saat-puasa/

Diakses pada 4 April 2022

Gambar :

https://www.freepik.com/free-photo/men-exercise-by-running-road-bridge_8351906.htm#query=man%20jogging&position=0&from_view=search


dr.-Theri-edit.jpg

Dokter spesialis orthopedi dan traumatologi Surabaya hand upper limb and microsurgery merupakan dokter spesialis orthopedi yang menangani konsultasi, pemeriksaan, tindakan operasi, dan rehabilitasi pada pasien yang mengalami cedera pada area tangan hingga bahu. Dokter orthopedi akan menentukan rencana pengobatan sesuai dengan keluhan pasien.

Sebagai contoh, Ketika terjadi kerusakan besar pada bagian jari misalnya jari tangan terputus, dibutuhkan bedah mikro atau microsurgery untuk merekonstruksi atau menyambung Kembali komponen kecil yang rusak. Untuk melakukan tindakan microsurgery, diperlukan keahlian dan ketelitian yang sangat tinggi saat operasi, dokter ahli hand upper limb and microsurgery sudah terlatih untuk mengenali komponen-komponen kecil pada tangan dan memperbaikinya secara detail.

Dokter spesialis orthopedi dan traumatologi ahli hand upper limb and microsurgery bisa menangani pasien dari berbagai usia. Kondisi yang bisa ditangani oleh dokter spesialis orthopedi dan traumatologi ahli upper limb and microsurgery, meliputi :

  1. Cacat lahir pada area tangan
  2. Osteoarthritis atau rheumatoid arthritis pada pergelangan tangan atau bahu yang menyebabkan kerusakan dan perubahan struktur jaringan tangan
  3. Cedera yang menyebabkan jari/jemari atau tangan terputus total
  4. Carpal Tunnel Syndrom (CTS)
  5. Cedera saraf atau tendon tangan
  6. Kista ganglion di pergelangan tangan
  7. Tumor tangan
  8. Tennis elbow

Tindakan yang dilakukan oleh dokter orthopedi dan traumatology ahli hand upper limb and microsurgery adalah :

  1. Pemeriksaan fisik dan tes penunjang untuk memastikan diagnosis
  2. Operasi dan perbaikan pada tulang, sendi, otot, ligamen, tendon, saraf, serta pembuluh darah di area tangan untuk mengembalikan fungsinya.
  3. Pemasangan gips pada patah tulang tangan
  4. Penggantian sendi pada area tangan
  5. Tindakan amputasi jika kerusakan tidak memungkinkan untuk diperbaiki
  6. Pemberian terapi obat-obatan, termasuk pemberian antibiotik dan pereda nyeri
  7. Perencanaan terapi pemulihan tangan agar pasien bisa beraktivitas seperti semula

Kapan harus menemui dokter spesialis orthopedi dan traumatology ahli hand upper limb and microsurgery?

Anda sangat dianjurkan menemui dokter spesialis orthopedi dan traumatologi ahli hand upper limb and microsurgery jika anda mengalami :

  1. Nyeri otot, sendi, atau tulang di area tangan yang menetap dan tidak membaik setelah beberapa hari
  2. Perubahan bentuk tangan atau jari yang disertai keluhan nyeri atau kaku
  3. Cedera fisik yang menimbulkan nyeri, luka terbuka, kesulitan bergerak, atau disertai patah tulang di area tangan.
  4. Pembengkakan sendi, otot atau jaringan lunak tangan yang disertai nyeri dan panas jika disentuh
  5. Cacat pada tangan yang muncul sejak lahir
  6. Infeksi yang menyebabkan luka terbuka atau abses pada tangan
  7. Kesemutan dan mati rasa di area tangan
  8. Tangan lemah dan tidak bisa digunakan seperti biasa
  9. Luka yang sangat dalam pada jari atau jari terpotong

Jika anda mengalami cedera atau keluhan pada area tangan bahu, jangan khawatir !

Rumah Sakit Orthopedi dan Traumatologi Surabaya memiliki dokter spesialis orthopedi dan traumatologi subspesialis hand upper limb and microsurgery ;

Theri Effendi, Sp.OT (K) Hand Upper Limb and Microsurgery

Jadwal Praktek :

Senin dan Kamis   : 17.00 – 19.00

Selasa dan Jumat  : 15.00 – 17.00

Rabu dan Sabtu     : 13.00 – 15.00

Minggu                    : By Appointment

Appointment :

(031) 574 31 574 / 574 31 299

Whatsapp : 0813 3662 1957 / 0813 3787 3131

 

Referensi :

https://www.alodokter.com/ketahui-peran-dokter-ortopedi-ahli-hand-and-microsurgery-di-sini

What Is an Orthopedic Doctor and How Can They Help You? (2020), from: https://www.healthline.com/find-care/articles/orthopedists/what-is-an-orthopedic-doctor#insurance-coverage   


doctor-with-patient-s-x-ray-film-1200x801.jpg

Skoliosis merupakan kelainan pada tulang yang menyebabkan tulang belakang mengalami pembengkokan kearah samping melebihi 10 derajat. Ciri umum penderita skoliosis ketika berdiri tegak badan akan tampak condong  ke satu sisi , kaki panjang sebelah dan bahu yang asimetris. Ada beberapa faktor pemicu terjadinya skoliosis, yaitu memiliki riwayat skoliosis pada keluarga, kelainan saraf atau otot, serta ada cedera tulang belakang.

Lalu Apa Saja Dampak Skoliosis?

Mayoritas skoliosis bersifat ringan, namun bila tidak ditangani dengan tepat akan memperparah penderitanya dan akan berdampak buruk bagi tubuh. Apa saja dampaknya yang harus diwaspadai?

  1. Sesak Nafas
    Pada penderita Skoliosis berat derajat kemiringan tulang menghambat paru-paru untuk berkembang dengan sempurna. Sehingga dapat menyebabkan penderita mengalami kesulitan bernafas.
  2. Nyeri Punggung Belakang
    Beberapa penderita skoliosis yang derajat kemiringannya semakin parah akan mengalami rasa sakit yang menjalar dari tulang belakang ke kaki, pinggul, bahkan hingga tangan. Umumnya rasa sakit mereda jika berbaring dengan punggung lurus atau bertumpu pada salah satu sisi tubuh.
  3. Gangguan Jantung
    Selain gangguan pada paru-paru, penderita skoliosis juga rawan menderita gangguang jantung. Tulang belakang yang miring bersiko menekan jantung dan aliran darah keseluruh tubuh terhambat karena pompa jantung tidak maksimal.
  4. Dampak Psikologi
    Akibat dari perubahan postur tubuh (misal bentuk bahu dan pinggul) dan terbatasnya aktivitas penderita skoliosis, menyebabkan masalah emosional seperti turunnya rasa percaya diri.

Apa Saja Perawatan yang bisa dilakukan untuk Menghindari Dampak Skoliosis?

Gejala skoliosis lebih sering terjadi pada anak – anak sebelum pubertas dengan kisaran usia 10 hingga 16 tahun. Anak laki – laki dan perempuan memiliki risiko yang sama untuk mengidap skoliosis ringan. Namun anak perempuan lebih rentan untuk mengalami perburukan gejala sehingga memerlukan penanganan yang memadai. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menangani scoliosis ini. Skrining sejak dini bisa mencegah terjadinya keparahan scoliosis.

Saat melihat tulang belakang melengkung, meski hanya sedikit, sebaiknya segera periksakan ke dokter. Sehingga skoliosis dapat terdeteksi sejak dini dan ditangani agar tidak berkembang menjadi lebih parah. Dokter akan melalakukan observasi terlebih dahulu untuk penanganan yang tepat, apakah tergolong skoliosis ringan atau skoliosis berat.

  1. Pemasangan GBW (Gensingen Brace according to dr. Weiss)

Untuk skoliosis ringan dokter akan melakukan penanganan non bedah, seperti pemasangan brace (korset) GBW (Gensingen Brace according to dr. Weiss) untuk menghentikan kemiringan tulang. Sehingga tulang dapat lurus Kembali.

  1. Metode Schroth

Penanganan skoliosis juga dapat dilakukan dengan metode schroth. Metode ini merupakan teknik penanganan skoliosis non bedah yang menggunakan latihan spesifik berbasis pola lekukan dan menggunakan teknik pernapasan. Tujuan metode schroth adalah untuk melengkungkan atau memutar kembali batang tubuh sehingga kembali ke posisi fisiologis yang lebih normal. RS. Orthopedi & Traumatologi (RSOT) Surabaya memiliki layanan atau kelas dalam penanganan skoliosis dengan metode Schroth Best Practice.

  1. Pembedahan

Untuk skoliosis tingkat berat yakni Ketika sudut kemiringan sudah diatas 40 derajat, maka perlu dilakukan tindakan operasi dengan pemasangan pen pada tulang belakang untuk mengembalikan tulang pada posisi semula.

Skoliosis perlu diperiksakan secara rutin agar kondisi tidak semakin memburuk. Bila Anda atau keluarga mengalami scoliosis, percayakan penanganan keluhan Skoliosis Anda dan Keluarga di RS. Orthopedi & Traumatologi (RSOT) Surabaya, karena kami menyediakan layanan penanganan scoliosis yang langsung ditangani oleh dokter Spesialis Orthopedi dan Traumatologi dengan sub spesialistik khusus tulang belakang serta dokter Spesialis Rehanilitasi Mwdik.

Informasi Pendaftaran :

  1. ORTHOPEDI & TRAUMATOLOGI SURABAYA
    JL. Emerald Mansion TX 10, Citraland – Surabaya
    (031) 57431574 / 57431299
    IGD : 082337655500 ext 118

 

Referensi:
https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/scoliosis/symptoms-causes/syc-20350716
https://www.scoliosisreductioncenter.com/blog/what-does-scoliosis-feel-like

 


KENALI-POLIDAKTILI-KONDISI-JARI-BERLEBIH-2-copy-1200x820.jpg

Apa itu polidaktili? Polidaktili merupakan kondisi dimana bayi lahir dengan jari tangan atau jari kaki yang berlebih. Umumnya jari berlebih ini tumbuh di sebelah jari kelingking atau di kaki jari kelima. Kelainan ini terjadi sekitar 1 dari 1000 kelahiran bayi dan cenderung terjadi dua kali lipat lebih banyak pada bayi laki-laki dibandingkan dengan bayi perempuan.

Penyebab Polidaktili

Pada saat di dalam rahim, tangan pertama kali berbentuk seperti dayung. Seiring berkembangnya janin, kemudian membelah menjadi jari-jari yang terpisah. Jika proses ini berlanjut lebih lama dari biasanya, satu jari akan membelah lagi dan menciptakan jari tambahan.

Kebanyakan kelahiran dengan polidaktili ini terjadi tanpa sebab yang jelas. Tetapi penyebab kelainan ini juga bisa terjadi karena faktor genetik, sehingga Riwayat keturunan dari orang tua ke anak menyebabkan bayi lahir dengan kondisi polidaktili.

Diagnosa Polidaktili

Polidaktili dapat didiagnosis pada tiga bulan pertama (trisemester awal) perkembangan melalui pemeriksaan Ultrasonografi (USG). Bila ditemukan kelainan pada janin, dokter biasanya akan menanyakan apakah ada Riwayat keluarga polidaktili.

Polidaktili juga dapat dideteksi setelah bayi lahir jika dokter mencurigai ada kondisi genetic lain. Tes rontgen atau x-ray juga akan dilakukan untuk menegakan diagnose jenis kelainan yang dialami oleh bayi.

Penangangan Polidaktili

Operasi polidaktili merupakan pembedahan untuk membuang jari tambahan yang berbentuk seperti sungguhan, bukan hanya jaringan lunak. Pengobatan polidaktili adalah sebagi berikut:

  1. Tambahan Jari di Sebelah Kelingking
    Jika tumbuh jari kecil, berukuran kecil dan tidak tumbuh tulang dokter akan mengikatkan tali ketat di sekitar jari tambahan tersebut. Tujuannya adalah memotong suplai darah, sehingga akan lepas secara alami.
    Namun bila jari tambahan memiliki struktur lengkap, seperti ada tulang maka pengobatan dapat dilakukan dengan pembedahan atau operasi.
  2. Tambahan Di Samping Ibu Jari
    Pengobatan untuk jari tambahan di sebelah ibu jari jauh lebih rumit, karena dapat mempengaruhi fungsi jari-jari lainnya. Dokter akan melakukan pembedahan, sehingga menghasilkan satu ibu jari.
  3. Tambahan Jari Di Tengah
    Pembedahan untuk tambahan jari di tengah ini sangat kompleks, lebih rumit dari dua pengobatan sebelumnya. Karena dokter perlu melakukan perbaikan ulang pada kondisi jari untuk memastikan semua berfungsi dengan baik. Umumnya diperlukan lebih dari satu kali operasi agar hasil yang dihasilkan optimal.

Setelah operasi polidaktili dilakukan, jari tangan atau kaki akan dibalut dengan perban dan kemungkinan akan di gips. Lalu dokter juga akan menyarankan untuk terapi rehabilitasi medik. Jika buah hati mengalami polidaktili jangan ragu untuk mengkonsultasikan kepada dokter spesialis orthopedi dan traumatology untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

 

Dr. Anggita Dewi, Sp.OT
Jadwal Praktik
Senin – Jumat : 10.00 – 14.00
Sabtu : 14.00 – 19.00
Minggu : 11.00 – 14.00

Informasi Pendaftaran :RS. ORTHOPEDI & TRAUMATOLOGI SURABAYA
JL. Emerald Mansion TX 10, Citraland – Surabaya
(031) 57431574 / 57431299
IGD : 082337655500 ext 118

 

Referensi:

https://www.medicalnewstoday.com/articles/321607#diagnosis
https://www.childrenshospital.org/conditions-and-treatments/conditions/p/polydactyly/
https://www.healthline.com/health/polydactyly#types

 

 

 


TULANG-SEHAT-BUAH-HATI-KUAT.jpg

Masa anak-anak memiliki peranan penting dalam pertumbuhan dan kepadatan tulang. Pada periode ini ukuran dan kekuatan tulang meningkat signifikan. Saat usia sudah mencapai 20 tahun, pergantian tulang akan cenderung berhenti atau melambat.

Tulang sehat sangat penting untuk proses tumbuh kembang buah hati. Dengan tulang yang kuat anak bisa melakukan aktivitas apapun yang ia sukai. Membentuk  tulang sehat sejak dini mampu mencegah kerapuhan atau gangguan tulang di kemudian hari.

Tips Membentuk Tulang Sehat Bagi Buah Hati

Menjaga Kesehatan tulang buah hati sangat baik untuk mendukung proses tumbuh kembangnya. Agar tulang buah hati sehat, yuk bunda ikuti beberapa tips berikut ini:

  1. Konsumsi Makanan Tinggi Kalsium
    Kalsium merupakan salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh mulai anak-anak hingga dewasa. Selain bermanfaat untuk mencegah pengeroposan tulang, kalsium juga dibutuhkan tubuh untuk menunjang fungsi saraf dan membantu kontraksi otot-otot. Bunda dapat mengolah sumber kalisum seperti bayam, kacang kedelai, ikan salmon, sarden dan susu sebagai menu sehari-hari buah hati.
  2. Batasi Minuman Manis
    Mengkonsumsi minuman manis yang mengandung pemanis buatan atau gula dalam jumlah besar meningkatkan berbagai resiko bagi Kesehatan tubuh, salah satu dampaknya adalah mengganggu penyerapan kalsium. Tubuh yang kekurangan kalisum menyebabkan tulang mudah keropos. Bunda sebaiknya memenuhi asupan buah hati dengan konsumsi jus buah dan air putih. Selain segar dan menyehatkan, juga banyak mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.
  3. Ajak Buah Hati Berjemur
    Vitamin D merupakan salah satu zat pembentuk tulang. Peran utama vitamin D dalam tubuh adalah membantu penyerapan kalsium dan fosfor ke dalam tulang. Kekurangan vitamin D menyebabkan tulang menjadi rapuh, sehingga rawan terkena osteoporosis Ketika dewasa. Bunda jangan ragu untuk rajin mengajak buah hati berjemur. Sinar matahari tidak hanya bermanfaat untuk menguatkan tulang, namun juga dapat meningkatkan sistem imun tubuh. Cukup berjemur selama 10 – 15 menit antara pukul 06.00 sampai dengan 08.00. Sinar matahari kuat untuk menembus pakaian. Pastikan seluruh tubuh mendapat paparan sinar matahari untuk merangsang pembentukan Vitamin D.
  4. Banyak Aktivitas Fisik
    Selain mengkonsumsi makanan sehat, ajak buah hati dengan melakukan aktivitas fisik ya bunda. Aktivitas ini sangat bermanfaat untuk pemadatan tulang. Bunda dapat mengajak buah hati bermain 4L yaitu lari, lonjat, lompat dan lempar. Aktivitas ini dapat dilakukan selama 60 menit sehari. Tapi pastikan tempat bermain aman ya Bunda. Agar buah hati terhindar dari cedera.

Pastikan bunda selalu mengukur tinggi dan berat badan buah hati ya. Untuk memastikan pertumbuhan dan Kesehatan tulangnya baik. Bila buah hati terlihat lebih pendek dari teman sebayanya, jangan ragu untuk konsultasi ke dokter untuk memeriksakan kondisi tumbuh kembangnya.

 

Dr. Anggita Dewi, Sp.OT
Jadwal Praktik
Senin – Jumat : 10.00 – 14.00
Sabtu : 14.00 – 19.00
Minggu : 11.00 – 14.00

Informasi Pendaftaran :
RS. ORTHOPEDI & TRAUMATOLOGI SURABAYA
JL. Emerald Mansion TX 10, Citraland – Surabaya
(031) 57431574 / 57431299
IGD : 082337655500 ext 118

http://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/penyakit-gangguan-metabolik/page/2/tips-pembentukan-tulang-kuat-pada-anak-anak

http://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/penyakit-gangguan-metabolik/pembentukan-tulang-sejak-dini

https://www.haibunda.com/parenting/20181019185931-61-27189/manfaat-aktivitas-fisik-untuk-pertumbuhan-tulang-anak


Osteomalacia.jpg

 

“Tulang Lunak” atau Osteomalacia adalah kondisi dimana tulang tidak dapat mengeras akibat kurangnya vitamin D, fosfor, atau kalsium.  Akibatnya tulang rawan bengkok dan beresiko mudah patah. Gejala umum dari Osteomalacia adalah nyeri pada tulang dan pinggul, juga kelemahan otot sehingga menyebabkan kesulitan berjalan, serta mudah lelah.

Osteoporosis dan Osteomalacia memiliki gejala yang hampir mirip, yaitu tulang rapuh. Osteoporosis terjadi akibat menurunnya massa tulang, sehingga tulang menjadi keropos setelah tulang tumbuh sempurna. Sedangkan Osteomalacia terjadi karena ketidaksempurnaan pembentukan tulang, sehingga tulang tidak mengeras.

Osteomalacia terjadi karena beberapa faktor. Faktor yang paling berpengaruh adalah kekurangan asupan vitamin D yang berfungsi untuk menjaga kesehatan tulang. Mengalami gangguan pencernaan sehingga nutrisi tidak terserap maksimal, kondisi genetik langka juga dapat menyebabkan Osteomalacia.

Ada beberapa cara untuk mendeteksi gangguan Osteomalacia, antara lain:

  • Sinar X
    Pemindaian dengan Sinar-X dilakukan untuk memeriksa apakah ada keretakan pada tulang yang menjadi ciri dari Osteomalacia
  • Tes Urine dan Test Darah
    pemersiksaan ini bertujuan untuk memeriksa kandungan vitamin D dalam tubuh, sebab Osteomalacia terjadi karena kurangnya asupan vitamin D
  • Pemeriksaan Kepadatan Tulang
    Pemindaian kepadatan tulang untuk mengevaluasi jumlah kalsium dan mineral yang ada pada tulang
  • Biopsi
    Pemeriksaan laboratorium dengan mengambil contoh jaringan tulang.

Bagi penderita Osteomalacia dapat mengkonsumi suplemen vitamin D, kalsium atau fosfat, tergantung pada kasus masing-masing. Misalnya, pasien dengan malabsorpsi usus (usus tidak dapat menyerap nutrisi atau vitamin dengan benar) mungkin perlu mengonsumsi vitamin D dan kalsium dalam jumlah yang lebih besar.

Kemudian ditambah dengan berjemur selama 10 – 15 menit. Waktu efektif berjemur bisa dimulai sekitar pukul 06.00 sampai dengan 08.00. Sinar matahari cukup kuat untuk menembus pakaian, jadi pastikan seluruh tubuh mendapat cukup paparan sinar matahari untuk merangsang pembentukan Vitamin D.

Ada juga beberapa perawatan lain yang dapat dilakukan untuk meredakan atau memperbaiki gejala Osteomalacia, yaitu:

  1. Korset
    menggunakan korset dapat menyangga tulang dan dapat mengurangi resiko ketidakteraturan tulang
  2. Pembedahan
    Untuk kasus yang parah, pembedahan atau operasi dapat memperbaiki kelainan bentuk tulang akibat Osteomalacia

Segera konsultasikan kepada dokter spesialis orthopedi bila menemui gejala-gejala Osteomalacia. Untuk meningkatkan peluang kesembuhan dan terhindar dari komplikasi berbahaya.

 

Informasi Pendaftaran :
RS. ORTHOPEDI & TRAUMATOLOGI SURABAYA
JL. Emerald Mansion TX 10, Citraland – Surabaya
(031) 57431574 / 57431299
IGD : 082337655500 ext 118

 

Reference:

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/osteomalacia/symptoms-causes/syc-20355514
https://medlineplus.gov/vitaminddeficiency.html
https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/13017-osteomalacia

 


Copyright by Surabaya Orthopedi 2021

WhatsApp Live Chat