Please wait...

Patah-Tulang-Harus-Ke-RS-Orthopedi-Traumatologi-Surabaya-1200x800.jpg

Sahabat Ortho,

Saat seseorang mengalami patah tulang atau fraktur, banyak orang memilih cara instan dengan pengobatan alternatif daripada melakukan pengobatan secara medis di rumah sakit. Pengobatan alternatif menggunakan sangkal putung kerap menjadi pilihan banyak orang di sekitar kita. Namun, yang perlu diwaspadai adalah kita tidak tahu apakah penyambungan tulang tersebut dapat menyambung dengan sempurna di lokasi patahan.

Dalam hal ini, pengobatan patah tulang secara medis sangat diperlukan untuk patahan dapat tersambung dengan sempurna. Sehingga dapat beraktifitas seperti sedia kala tanpa adanya efek samping setelah dinyatakan sembuh oleh dokter. Lalu, bagaimanakah cara mengobati patah tulang? Kemana Anda harus pergi berobat jika Anda atau keluarga Anda mengalami patah tulang, terutama di hari libur?

 

Apa penyebab patah tulang?

Patah tulang dapat terjadi kapan saja dan dimana saja, baik usia anak – anak, dewasa maupun lansia. Penyebabnya pun beragam, dapat terjadi karna adanya hantaman atau benturan yang kuat atau dapat disebabkan karna penyakit osteoporosis.

Berikut penyebab tersering fraktur antara lain :

  • Jatuh
  • Benturan menyerang langsung ke tubuh
  • Peristiwa traumatis, seperti kecelakaan mobil atau luka tembak
  • Cedera karena olahraga
  • Usai lanjut karena berkurangnya kepadatan tulang / osteoporosis

 

Apa saja tanda yang dapat di rasakan atau dilihat?

Jika seseorang mengalami patah tulang, ketika akan menggerakan anggota tubuhnya yang cedera akan terasa nyeri atau sakit. Biasanya pada bagian yang terasa sakit akan terlihat adanya pembengkakan, memar dan perubahan bentuk.

Gejala-gejala patah tulang di atas dapat terjadi di area tulang manapun, tetapi setiap lokasi patahan tulang menimbulkan ciri-ciri khas, yaitu :

  • Patah tulang jari tangan                 : Buku jari tertekan
  • Patah tulang pergelangan tangan : Tidak dapat memegang benda, tangan menjadi bengkok atau cacat
  • Patah tulang lengan : Terlihat bengkok dan tidak normal
  • Patah tulang pinggul : Tidak mampu bangun dari jatuh dan berjalan serta kaki di sisi pinggul yang cedera menjadi lebih pendek
  • Patah tulang lutut : Tidak mampu berjalan dan meluruskan kaki
  • Patah tulang jari kaki : Perubahan warna jari serta tidak nyaman saat berjalan
  • Patah tulang kaki (tungkai dan pergelangan kaki) : Tidak mampu berjalan

 

Bagaimana penanganannya?

Umumnya patah tulang atau fraktur bisa dipulihkan sehingga fungsinya bisa kembali normal. untuk patah tulang secara medis selain bertujuan untuk pemulihan, pengobatan, dan penanganan juga bertujuan untuk mengendalikan rasa sakit yang dirasakan dan mencegah terjadinya komplikasi. Langkah awal ketika mengalami patah tulang untuk mengurangi rasa sakit atau nyeri dengan mengonsumsi obat pereda nyeri. Namun, itu hanya bersifat sementara. Selain itu, mengkonsumsi obat Pereda nyeri dalam jangka waktu lama juga tidak dianjurkan.

Tindakan yang akan dilakukan dokter sebelum melakukan langkah pengobatan, dokter biasanya akan menanyakan kronologis kejadian patah tulang terjadi,  riwayat kesehatan, dan gejala yang muncul. Selanjutnya, akan dilakukan pemeriksaan tulang dengan X-Ray, CT Scan, atau MRI.

Setelah pemeriksaan tulang dilakukan, dokter akan mengambil tindakan lanjutan bergantung dari lokasi dan keparahan patah tulang :

  • Non Operatif ( Tanpa Operasi )

Reposisi dan imobilisasi dengan gips akan membantu menjaga area yang cedera stabil dan mencegah potongan tulang yang rusak bergerak saat patah tulang sembuh. Contoh dari tindakan non operatif adalah pemasangan gips dan pemakaian sling atau perban.

  • Tindakan Operatif ( Pembedahan )
  • Dilakukan bila tulang yang patah tidak merusak jaringan di sekitarnya, patah tulang yang sederhana dan tidak mengenai sendi
  • Operasi pembedahan dilakukan pada tulang yang merobek kulit dan keluar sehingga sempat terkena udara bebas
  • Operasi pemasangan penyangga tulang/pen dilakukan pada patah tulang yang tidak stabil misalnya hancur atau pada posisi tertentu seperti sendi

 

Kapan Ke Dokter ?

Sebagian besar orang memilih untuk melakukan pengobatan traditional untuk mengobati patah tulang seperti menggunakan sangkal putung atau pengobatan herbal lainnya. Namun, perlu disadari bahwa pengobatan traditional tidak selalu aman dan dapat mengembalikan patah tulang dengan sempurna seperti sediakala.

Sebaiknya segera konsultasikan keluhan patah tulang ke dokter spesialis Orthopedi dan Traumatologi di rumah sakit terpercaya untuk mendapatkan penanganan yang tepat pada lokasi patah tulang yang Anda alami untuk dapat memulihkan fungsi gerak tubuh. Sehingga Anda dapat kembali melakukan aktifitas seperti sedia kala.

Sahabat Ortho, Jika Anda, keluarga maupun kerabat mengalami patah tulang di hari libur, Jangan khawatir. RS Orthopedi dan Traumatologi Surabaya menyediakan layanan konsultasi rawat jalan di hari libur untuk keluhan tulang dan sendi Anda. Dapatkan informasi terkini jadwal dokter yang tersedia dan lakukan appointment di nomor pendaftaran RS yang tertera dibawah ini.

 

Informasi dan pendaftaran :

(031) 574 31 574 / 574 31 299
Whatsapp 0813 3662 1957 / 0813 3787 3131

IGD dan Ambulance 24 jam :

(031 574 31 574 ext 118 / 0823 3765 5500

 

RS Orthopedi dan Traumatologi Surabaya
– Your Bone and Joint Solution –

 

 


Imune-Booster-1200x833.png

Sahabat ortho, kondisi musim yang tidak menentu secara tidak langsung memaksakan tubuh kita untuk beradaptasi dengan cepat. Tak heran, kondisi musim yang tidak menentu seperti ini menyebabkan daya tahan tubuh mudah terganggu dan sering kali dikaitkan dengan munculnya berbagai penyakit. Beberapa aktivitas yang berlebihan secara tidak langsung dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh kita, seperti kurang tidur, pola makan tidak sehat, dan terlalu sering stress. Untuk  mengembalikan sistem kekebalan tubuh yang melemah tersebut, dengan melakukan immune boster dapat digunakan untuk mengembalikan dan menjaga kembali sistem kekebalan tubuh agar kembali sehat ditengah aktivitas yang padat.

Apa Itu Sistem Immun?

Sistem imun merupakan system daya tahan tubuh terhadap serangan zat asing yang terpapar ke tubuh kita, zat tersebut merupakan zat immunogen atau patogen. Bila zat immunogen atau patogen terpapar ke tubuh kita, otomatis tubuh akan membentuk respon dari system imun. Daya tahan tubuh atau sistem imunitas ibarat perisai yang menjaga kita dari serangan virus dan bakteri penyebab penyakit. Respon imun terhadap virus juga berbeda-beda, tergantung pada faktor-faktor seperti genetika, usia dan keadaan fisik. Maka dari itu diperlukan daya tahan tubuh kuat, supaya anda dapat terhindar dari berbagai penyakit infeksi.

Pentingnya Menjaga Immunitas Tubuh?

Perubahan cuaca yang tidak menentu yang turut mempengaruhi daya tahan tubuh apalagi orang yang memiliki kegiatan yang padat dan kurang istirahat. Disinilah pentingnya kita untuk selalu menjaga imunitas tubuh.

Berikut ada beberapa hal hal yang bisa terjadi bila immunitas tidak dijaga dengan baik :

  1. Mudah terserang berbagai penyakit
  2. Patogen jahat tidak dapat keluar dari dalam tubuh
  3. Tidak bisa menetralkan sel berbahaya, seperti sel kanker

Cara Meningkatkan Immunitas Tubuh

Selain menjaga immunitas tubuh dan menerapkan protokol kesehatan, berikut adalah beberapa cara yang dilakukan untuk dapat meningkatkan sistem imun tubuh  :

  1. Berjemur

Cara meningkatkan daya tahan tubuh yang paling sederhana dan dapat dilakukan dirumah adalah berjemur. Dengan berjemur tubuh dapat terkena sinar matahari yang mengandung vitamin D dimana dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

  1. Olahraga Secara Teratur

Olahraga rutin selama 30 menit setiap hari atau minimal 3-5 kali dalam seminggu diketahui dapat meningkatkan kekebalan tubuh dalam melawan infeksi.  Pilihlah olahraga yang sesuai dengan kemampuan anda dan mudah dilakukan selama pandemi covid, seperti jogging, bersepeda atai berjalan kaki disekitar rumah.

  1. Mengonsumsi Makanan Bergizi

Untuk menjaga imunitas tubuh agar tetap kuat, anda perlu mengonsumsi makanan-makanan yang bergizi seimbang. Tetapi, tetap utamakan makanan-makanan yang mengandung protein, vitamin, mineral, dan antioksidan.

  1. Beristirahat Dengan Cukup

Kualitas tidur yang cukup dan nyenyak dapat menjaga bahkan memperkuat daya tahan tubuh. Sebaliknya, jika kurang tidur tubuh dapat rentan terkena penyakit. Oleh karna itu, pastikan waktu tidur sesuai dengan usai anda. Umumnya orang dewasa membutuhkan waktu tidur 7-9 jam perhari, sementara remaja membutuhkan waktu tidur 8-10 jam perhari.

  1. Mengonsumsi Suplemen

Untuk mendukung kerja sistem kekebalan tubuh, asupan gizi yang cukup memang diperlukan agar tubuh lebih kuat untuk melawan penyakit. Namun, jika nutrisi dari makanan belum mencukupi, anda perlu mengonsumsi suplemen peningkat daya tahan tubuh, terutama vitamin C, vitamin D, dan Echinacea.

Kapan Harus Melakukan Immune Booster?

Sahabat Ortho, Kita harus lebih peka terhadap tubuh kita sendiri, agar dapat meminimalisir penyakit yang dapat menyerang tubuh kapan saja. Jangan menunggu jatuh sakit, karena lebih baik mencegah dari pada mengobati.

Ketika aktivitas Anda sangat tinggi dan menguras banyak tenaga, Anda mungkin  membutuhkan immune booster untuk menjaga stamina dan menghindari kelelahan. Selain itu, jika tubuh Anda mulai memberikan sinyal penurunan anda mengalami tanda-tanda penurunan imunitas tubuh seperti mudah Lelah, badan terasa kurang segar dan kurang fit, segera pergi ke fasilitas Kesehatan untuk mendapatkan imun booster agar tidak jatuh sakit.

RS Orthopedi dan Traumatologi menyediakan layanan immune booster untuk meningkatkan system kekebalan tubuh dan mengembalikan stamina Anda. Konsultasikan gejala yang Anda rasakan ke dokter agar dokter dapat memastikan tubuh Anda siap untuk mendapatkan immune booster.

 

Informasi dan pendaftaran :

(031) 574 31 574 / 574 31 299
Whatsapp 0813 3662 1957 / 0813 3787 3131

IGD dan Ambulance :

(031 574 31 574 / 574 31 299 ext 118

Whatsapp 0823 3765 5500

Poli Orthopedi dan Traumatologi Sakit Orthopedi dan Traumatologi Surabaya buka setiap hari (Senin – Minggu), tanggal merah TETAP BUKA.

IGD, Ambulance, Farmasi, Radiologi, Laboratorium 24 Jam

RS Orthopedi dan Traumatologi Surabaya
– Your Bone and Joint Solution –

References :

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7387807/ diakses 2022

https://www.halodoc.com/kesehatan/immune-booster diaskes 2022


Patah-Tulang-2-1200x800.jpg

Sahabat ortho, cedera patah tulang merupakan kejadian yang tidak dapat diprediksi dan sangat sering terjadi di masyarakat. Di sekitar anda, seringkali anda menjumpai kejadian kecelakaan yang bisa menyebabkan patah tulang. Secara umum patah tulang terjadi ketika tulang mengalami keretakan, pecah menjadi 2 atau beberapa bagian. Hal ini bisa terjadi akibat kecelakaan, cedera olahraga, atau tindakan kekerasan. Patah tulang biasanya tidak mengancam nyawa, namun begitu patah tulang tetap membutuhkan perawatan medis segera dan penanganan awal yang benar agar kondisinya tidak semakin parah.

Kondisi patah tulang bukanlah hal yang bisa dianggap enteng, pasalnya jika salah penanganan bisa menyebabkan kecacatan pada korban. Secara garis besar patah tulang terbagi menjadi 2 yaitu patah tulang tertutup dan patah tulang terbuka. Patah tulang tertutup adalah patah tulang dengan kondisi tulang yang patah tidak menembus kulit. Sedangkan patah tulang terbuka adalah kondisi patah tulang yang Sebagian tulang yang patah terlihat menembus kulit.

Banyak cara untuk menangani patah tulang. Secara garis besar terbagi atas dua secara konvensional dan operasi. Penanganan konvensional dapat dilakukan dengan pemakaian gips ataupun bidai pada bagian yang patah. Ada juga yang melakukan traksi tulang/kulit. Sedangkan penanganan dengan cara operasi, terdiri dari penggunaaan sekrup, kawat dan pen. Proses ini sangatlah invasif dan nantinya akan berpengaruh kepada penyembuhan tulang. Menyambungkan Kembali tulang yang patah, mempertahankan stabilitas tulang dan sendi, penggantian sendi yang mengalai kerusakan.

Gejala Patah Tulang

Hampir semua patah tulang akan disertai rasa sakit yang hebat. Kenali gejala patah tulang berikut :

  • Bengkak, kemerahan, dan memar
  • Sulit digerakkan atau sulit menahan beban
  • Mengalami kelainan bentuk
  • Tulang yang patah terlihat menembus kulit

Pasang Pen untuk Menangani Patah Tulang

Pasang pen merupakan prosedur bedah yang dilakukan untuk menyatukan dan menjaga posisi tulang yang patah. Namun, tidak semua kondisi patah tulang akan ditangani dengan pemasangan pen, ya. Pasang pen biasanya dilakukan jika kondisi patah tulang terbilang cukup parah, misalnya:

  • Tulang hancur atau patah menjadi beberapa bagian
  • Patah tulang terjadi di sekitar sendi yang sering digerakkan
  • Patahan tulang berubah posisi menjadi tidak sejajar

Masa Pemulihan Patah Tulang pasca Pemasangan Pen

Sahabat ortho, waktu pemulihan setelah pemasangan pen bermacam-macam tergantung pada jenis, lokasi dan tingkat keparahan pada patah tulang. Fase pemulihan umumnya memakan waktu 3-12 bulan. Fase ini bisa memakan waktu lebih lama jika anda mengalami efek samping pemasangan pen. Agar pemulihan berjalan lancar dan terhindar dari efek samping pemasangan pen, berikut adalah pantangan setelah pasang pen dan beberapa hal lain yang perlu Anda perhatikan.

  1. Minum obat Pereda nyeri dan obat lain sesuai dengan instruksi dokter
  2. Posisikan area patah tulang yang telah dipasang pen untuk mengurangi pembengkakan
  3. Selalu jaga kondisi jahitan, pastikan selalu terutup dan bersih serta sering mencuci tangan untuk menghindari infeksi. Ganti perban sesuai waktu dan lakukan penggantian perbam dengan benar.
  4. Hindari tekanan. Menggerakkan tulang yang sakit adalah pantangan setelah pasang pen. Sebaiknya tulang yang baru saja dipasang pen jangan digerakkan untuk sementara waktu.

Jangan lupa juga untuk rutin kontrol ke dokter, sehingga dokter bisa mengevaluasi proses penyembuhan tulang, baik melalui foto rontgen tulang maupun keluhan yang Anda rasakan. Dalam beberapa kasus, pen dalam tulang mungkin harus dilepas lebih dini, misalnya jika terjadi infeksi atau pelat logam menimbulkan iritasi dan nyeri.

Jika proses penyembuhan patah tulang berjalan dengan baik dan tulang telah menyatu kembali, pen bisa dibiarkan saja di tempatnya, atau bisa juga dicabut. Hal ini bergantung pada keadaan pasien dan penilaian dokter. Namun, umumnya jika pen diambil akan membuat pasien merasa lebih nyaman.

Rumah Sakit Orthopedi dan Traumatologi Surabaya menyediakan layanan mulai dari konsultasi seputar kesehatan tulang, penanganan yang komprehensif serta rehabilitasi yang berkelanjutan. Jika anda mengalami masalah tulang, otot, sendi, dan jaringan lunak sekitarnya segera konsultasikan ke dokter spesialis orthopedi dan traumatologi kami.

Poli Orthopedi dan Traumatologi Sakit Orthopedi dan Traumatologi Surabaya buka setiap hari (Senin – Minggu), tanggal merah TETAP BUKA.

IGD, Ambulance, Farmasi, Radiologi, Laboratorium 24 Jam.

Informasi dan pendaftaran :

(031) 574 31 574 / 574 31 299
Whatsapp 0813 3662 1957 / 0813 3787 3131

IGD dan Ambulance :

(031 574 31 574 / 574 31 299 ext 118

Whatsapp 0823 3765 5500

RS Orthopedi dan Traumatologi Surabaya
– Your Bone and Joint Solution –

References :

https://medlineplus.gov/fractures.html

https://kidshealth.org/en/kids/broken-bones.html

https://www.sehatq.com/artikel/serba-serbi-pemasangan-pen-untuk-patah-tulang-mulai-dari-kriteria-hingga-efek-sampingnya diakses 2022

American Academy of Orthopaedic Surgeons. OrthoInfo (2019). Internal Fixation for Fractures diakses 2022

Image :

https://www.freepik.com/author/rawpixel-com diakses 2022

 

 


© 2021 PT. SURABAYA ORTHOPEDIC AND TRAUMATOLOGY HOSPITAL. All Rights Reserved.

WhatsApp Live Chat