">platelete rich plasma – surabayaorthopedi – Your Bone and Joint Solutions

Please wait...



Blog

CLASSIC LIST

PRP-therapy-1200x988.jpg

Ada banyak terapi atau tindakan non-operatif yang bisa dilakukan untuk para penderita pengapuran tulang, patah tulang, dan radang tendon, yakni mulai pemberian obat nyeri, berbagai rangkaian rehebalitik medic, hingga penggunakan teknologi Platelet Rich Plasma (PRP).

Apa sebenarnya yang dimaksud dengan PRP? PRP Adalah satu bagian dari daerah (plasma) yang mengandung sel – sel terbaik berupa platelet, faktor pertumbuhan dan sel- sel terbaik berupa platet, faktor pertumbuhan dan sel-sel induk (yang mempunyai fungsi menyurupai stem cell). Di dalam tubuh kita, proses pembaruan sel dan penyembuhan luka secara alami di lakukan oleh plat, faktor pertumbuhan dan sel-sel induk yang sebagian besar terdapat di dalam PRP. Jadi, metode PRP dapat mempercepat pembahuruan sel dan lebih fokus pada area yang membutuhkan.

Lalu bagaimana proses pengaplikasikan PRP ini dilakukan pada pasien?Proses PRP dimulai dengan pengambilan daerah dari siku, kemudian memasukan daerah tersebut ke tabung tertentu untuk memisahkan plasmanya. Setelah itu, plasmanya disuntikan kembali ke bagian tubuh yang memerlukan.

Selain sangat efektif, PRP Juga sangat efesien karena hanya memerlukan 20-30 menit. Namun untuk mendapatkan hasil yang memaksimal, diperlukan 2 hingga 3x terapi PRP. Plasma yang telah disuntikan bekerja dengan cara merangsang perbaikan sendi dan mengurangi nyeri secara signifikan ketika proses penyembuhannya telah komplet.

Metode PRP ini juga banyak dipilih karena memiliki banyak keuntungan, salah satu yang paling utama adalah karena PRP menggunakan kekuatan alami tubuh dalam pembaruan, karenanya hampir dapat di pastikan tidak aka nada penolakan dari tubuh karena bahan di ambil dari tubuh penderita sendiri. Yang perlu jadi catatan,terapi PRP ini hanya dapat digunakan pada pasien dengan nyeri persendian yang belum memasuki tingkat lanjut. Untuk kerusakan sensi tingkat lanjut,memerlukan operasi ganti sendi.

PLATET RICH PLASMA


lab1-1200x860.jpg

Apakah PRP itu?

PRP atau platelet rich plasma, adalah salah satu komponen dari darah sendiri yang di proses dan dilakukan aktivasi sehingga menghasilkan faktor anti radang dan faktor pertumbuhan.

Platelet Rich Plasma (PRP) / Trombosit Kaya Plasma digunakan dalam menangani berbagai cedera olahraga karena kemampuannya untuk mempercepat kesembuhan dan meregenerasi pertumbuhan sel. Prosedur PRP ini relatif sederhana yaitu hanya dengan menggunakan darah pasien itu sendiri yang diproses secara medis untuk menghasilkan konsentrat trombosit. Konsentrat ini kemudian disuntikkan secara langsung ke dalam lokasi cedera untuk membantu penyembuhan.

Penyuntikan PRP pada daerah yang nyeri

Apakah PRP aman digunankan?

PRP aman digunakan karena ini bukan obat. Yang digunakan untuk penyuntikan adalah darah pasien sendiri, sehingga tidak akan ada risiko penolakan,alergi, infeksi dan penularan penyakit dari orang lain. Termasuk dalam golongan perawatan tanpa obat-obatan, PRP tidak menyebabkan efek samping keracunan, interaksi dan sistemik.

Proses Terapi PRP pada Cedera Olah Raga 

Prosedur perawatan PRP memerlukan waktu sekitar 50-60 menit dari proses awal hingga akhir. Pertama, pengambilan darah dari siku kemudian dilakukan dalam kondisi steril untuk mencegah kontaminasi. Kemudian darah ditransfer ke dalam tabung sekali-pakai dan diputar dengan kecepatan tinggi secara sentrifugal selama beberapa menit untuk memisahkan darah dan plasma. Kemudian plasma disuntikkan kebagian yang mengalami cedera. Saat diaktifkan pada lokasi cedera, plasma akan mengeluarkan faktor -faktor pertumbuhan yang membantu mengendalikan pembengkakan dan mendorong penyembuhan luka.

Faktor anti radang dan faktor pertumbuhan yang dihasilkan bermanfaat untuk:

  • Untuk mengurangi nyeri sendi dan menurunkan proses radang pada pengapuran sendi (ostheoarthritis)
  • Untuk mempercepat proses penyembuhan patah tulang
  • Cedera muskoloskeletal (robek pada ligament atau tendon, radang tendon/tendinitis akibat sport injury)

Prosedur PRP yang optimal memerlukan 2-3 kali terapi. Tindakan PRP digunakan pada pasien dengan nyeri pada persendian namun bukan untuk yang tingkat lanjut.  Untuk kerusakan sendi tingkat lanjut memerlukan operasi ganti sendi (ostheoarthritis)

Perbedaan injeksi PRP dengan suntikan lainnya ialah

Tindakan PRP menggunakan kekuatan alami tubuh dalam proses pembaharuan serta tidak ada penolakan dari tubuh dikarenakan bahan yang tergandung dalam PRP ini berasal dari penderita sendiri. Berbeda dengan suntikan kortikosteroid yang dapat menghilangkan peradangan dan nyeri namun bersifat sementara, serta tidak memperbaiki jaringan yang rusak.

Tahap pemisahan komponen sel darah pada alat Centrifuge
Proses PRP

Copyright by Surabaya Orthopedi 2018

WhatsApp Live Chat