Please wait...

1-Main.jpg
10/May/2026

Dalam rangka merayakan HUT ke-9,
RS Orthopedi & Traumatologi Surabaya mengadakan kegiatan *CHARITY RUN FOR CTEV*.
Dalam kegiatan ini, kami menggalang dana untuk penanganan anak yg terlahir dengan kaki bengkok (CTEV) dari keluarga tidak mampu.

Kami mengajak para Runners untuk ikut bergabung dan bersama-sama dengan kami membantu mereka agar dapat berdiri dan berjalan dengan normal.

_*LET’S RUN TO HELP THEM WALK !!*_

#RSOT #rsorthopedisurabaya #orthopedicrun #funrun #eventsurabaya #e100 #charityrunforctev #ctev #kakipengkor #surabaya


SCOLIOSIS-1.jpeg

Skoliosis merupakan suatu kondisi dimana tulang belakang mengalami pembengkokan ke samping kanan/kiri yang melibihi 10˚. Skoliosis jarang sekali disadari oleh penderitanya, hal ini dikarenakan apabila sudut kemiringan tulang belakang tidak terlalu parah, maka penderita tidak akan merasakan keluahan yang berarti.

Skoliosis lebih sering terjadi pada anak – anak sebelum pubertas dengan kisaran usia 10 hingga 16 tahun. Anak laki – laki dan perempuan memiliki risiko yang sama untuk mengidap skoliosis ringan, namun anak perempuan lebih rentan untuk mengalami perburukan gejala sehingga memerlukan penanganan yang memadai.

Sakit yang dialami oleh penderita skoliosis sangat beragam, tergantung dari tingkat derajat kemiringannya. Beberapa penderita skoliosis ada yang mengalami rasa sakit yang menjalar dari tulang belakang ke kaki, pinggul, dan bahkan hingga tangan, terutama saat mereka sedang berjalan atau berdiri. Rasa sakit mereda jika mereka brbaring dengan punggung lurus atau pada salah satu sisi tubuh. Sebagian penderita skoliosis ada juga yang mengalami nyeri punggung secara konstan, bagaimanapun posisi mereka. Selain nyeri punggung penderita skoliosis dengan derajat kemiringan yang parah juga bisa mengalami kesulitan bernapas.

Sebagai satu – satunya rumah sakit khusus tulang dan sendi, RS Orthopedi & Traumatologi Surabaya tergerak untuk meningkatkan kesadaran masyarakat yang dikemas melalui kegiatan Gerakan Masyarakat Sadar Skoliosis.

Sasaran dari kegiatan ini adalah anak usia 9 – 16 tahun. Pada tahun 2018 ada sekitar 1.644 siswa dari tujuh Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Surabaya telah dilakukan skrining skoliosis. Dari hasil skrining didapatkan 7,5% siswa diduga skoliosis (suspect scoliosis). Melalui kegiatan ini diharapkan para orangtua lebih aware terhadap pertumbuhan tulang anak sehingga apabila terdeteksi skoliosis sejak dini dapat ditangani dengan penanganan yang tepat. Selain skrining skoliosis, siswa atau orangtua dan guru juga diberikan edukasi tentang skoliosis. Edukasi tersebut meliputi tentang apa itu penyakit skoliosis, bagaimana tanda dan gejalanya, penyebab, dan cara menanganinya.

#RSOT #rsorthopedisurabaya #orthopedicsurgeon #surabaya #rumahsakittulang #doktertulang #scoliosis #skoliosis #idiopaticscoliosis #tulangpunggungbengkok #operasiskoliosis #skriningskoliosis #scoliosisawarness #komunitasskoliosis #scolioser

skrining skoliosis
skrining skoliosis dengan mengukur pumb line test
skrining skoliosis
skrining skoliosis denngan skoliometer

© 2021 PT. SURABAYA ORTHOPEDI AND TRAUMATOLOGY HOSPITAL. All Rights Reserved.

WhatsApp Live Chat