Please wait...



Blog

CLASSIC LIST

Popping-Join-thmb.jpg

Sendi merupakan pertemuan antara dua buah tulang yang direkatkan oleh jaringan dan cairan sinovial yang berfungsi untuk menopang pergerakan. Umumnya kita pernah mengalami bunyi “kreek” atau bunyi “retak” pada persendian. Bunyi “retak” ini biasanya terjadi pada buku-buku jari, punggung dan leher pada saat tubuh menekuk atau melenturkan beberapa bagian tubuh.

Bunyi “retak” ini terjadi karena suara udara yang menumpuk dan terperangkap diantara sendi, udara tersebut kemudian dilepaskan saat persendian digunakan dengan cara tertentu seperti membungkuk untuk melakukan peregangan. Bersamaan dengan keluarnya udara, hormon endorphin juga turut dilepaskan. Bahan kimia alami tubuh ini meredakan rasa sakit yang dialami oleh tubuh dan seolah-olah ketegangan menghilang saat udara yang menumpuk pada persendian dilepaskan. Endorfin memacu rasa senang setiap kali sendi seperti pada leher, punggung atau buku-buku jari terdengar bunyi “kreek”.

Bunyi “retak” itu sendiri tidak perlu dikhawatirkan. Namun ada kalanya bunyi “retak” perlu diwaspadai. Terutama bila mengalami kondisi sebagai berikut:

Nyeri Sendi
Nyeri sendi merupakan kondisi munculnya rasa tidak nyaman dan rasa sakit pada setiap bagian sendi. Nyeri sendi biasanya terjadi pada tulang rawan, ligament dan otot. Penyebab dari nyeri sendi dapat berupa infeksi virus, rheumatoid arthritis (peradangan sendi akibat sistem kekebalan tubuh yang menyerang jaringannya sendiri) dan asam urat.

Bursitis
Bursitis adalah peradangan atau pembengkakan kantong cairan, yaitu organ yang letaknya di bawah kulit atau biasanya di atas sendi. Rasa sakit ini cenderung meningkat dengan latihan berat berulang seperti berlari atau menaiki tangga. Rasa sakit bisa disertai dengan suara kisi-kisi di lutut.

Radang  Sendi (Osteoarthritis)
Radang sendi adalah kondisi persendian bengkak dan kaku. Sehingga gerakan pada sendi terbatas dan menyakitkan. Penyebab dari radang sendi ada bermacam-macam, mulai dari asam urat, infeksi, penyakit degeneratif, hingga penyakit autoimun. Radang sendi bisa dialami oleh berbagai golongan usia. Namun paling sering dialami ketika sudah berusia 65 tahun. Radang sendi bila tidak ditangani dengan baik akan menimbulkan beberapa kompilikasi, antara lain gangguan tidur, penurunan produktifitas, kelaianan bentuk dan osteoporosis.

Untuk mencegah resiko berbagai macam gejala persendian, lakukan beberapa langkah mudah berikut.

  1. Jaga berat badan ideal
  2. Aktif bergerak
  3. Berolahraga ringan secara teratur
  4. Banyak konsumsi buah dan sayur

Konsultasikan dengan dokter spesialis orthopedi jika ada rasa sakit, bengkak, atau ketidaknyamanan yang dialami pada area persendian. Penegakan diagnosa oleh dokter dapat dilakukan dengan sinar-X dan pencitraan resonansi magnetik (MRI).

 

Theri Effendi, Sp. OT (K) Hand, Upper Limb, and Microsurgery
Jadwal Praktik

Senin: 17.00 – 19.00
Selasa: 15.00 – 17.00
Rabu: 13.00- 15.00
Kamis: 17.00 – 19.00
Jumat: 15.00 – 17.00
Sabtu : 14.00 – 19.00
Minggu : 11.00 – 14.00

 

Informasi Pendaftaran :
RS. ORTHOPEDI & TRAUMATOLOGI SURABAYA
JL. Emerald Mansion TX 10, Citraland – Surabaya
(031) 57431574 / 57431299
IGD : 082337655500 ext 118

 

REFERENCE:

www.healthline.com/health/back-cracking
www.rehaborthopedicmedicine.com/noisy-joints.php


Poto-HUT-RSOT-11-1200x763.jpg

Tepat pada tanggal 20 Oktober 2021 genap 11 tahun RS Orthopedi dan Traumatologi Surabaya melayani masyakarat dalam menangani keluhan atau permasalahan tulang dan persendian. Mengusung tema “Spirit To Achieve Beyond The Goals”  RS Orthopedi dan Traumatologi Surabaya mengajak seluruh masyarakat untuk memeriahkan berbagai macam acara yang diadakan.

Rangkaian kegiatan RS Orthopedi dan Traumatologi Surabaya diawali dengan pemotongan tumpeng dan kue secara simbolis oleh Direktur dan Pemegang Saham Rumah Sakit. Dalam kesempatan berbahagia tersebut RS Orthopedi dan Traumatologi Surabaya juga melakukan peresmian Weight Bearing MRI yang merupakan layanan unggulan di RS Orthopedi dan Traumatologi Surabaya.

Selain itu, berbagai perlombaan juga diselenggarakan baik untuk masyarakat umum maupun pegawai internal rumah sakit. Antara lain Photo Competition, Reels Competition dan Jingle Competition. Acara HUT 11 RS Orthopedi dan Traumatologi Surabaya yang dihelat sejak pertengahan bulan Oktober berlangsung meriah.

Puncak dari rangkaian acara HUT 11 RS Orthopedi dan Traumatologi Surabaya dihelat pada tanggal 29 Oktober 2021. Dalam perhelatan tersebut pegawai internal rumah sakit berlomba-lomba menampilkan kreatifitasnya untuk menyemarakan acara dan juga pemberian penghargaan untuk dokter-dokter di RS Orthopedi dan Traumatologi Surabaya, diantaranya:

1 Kelengkapan Asesmen Awal Rawat Inap Dalam 1×24 Jam: dr Therry Effendy Sp.OT
2 Ketepatan Waktu Kedatangan Untuk Operasi (Dokter Bedah): dr. Gede Chandra P. Yudha Sp.OT (K)
3 Pemerhati RSOT Terbaik: Dr. Komang Agung I S, dr., Sp.OT (K) SPINE
4 Ketepatan Waktu Praktek Rawat Jalan: dr. Tanjung Arfaksad Sangkai, Sp.OT
5 Kelengkapan Asesmen Dokter IGD: dr. Julia Kurniawati
6 Ketepatan Waktu Kedatangan Untuk Operasi (Dokter Anestesi): dr. Eko Julianto, Sp.An

Diakhir acara Panitia mengumumkan pemenang lomba yang sebelumnya telah di ikuti oleh para peserta. Diantaranya pemenang Photo Competition, Reels Competition dan Jingle Competition.Acara puncak ini juga sekaligus menutup rangkaian acara HUT Ke 11 RS Orthopedi dan Traumatologi Surabaya.


Copyright by Surabaya Orthopedi 2021

WhatsApp Live Chat