Butuh Bantuan ?
Orthopedic and Traumatology Hospital Surabaya is a specialized healthcare center dedicated to the treatment of bones, joints, and related tissues. Supported by modern and comprehensive orthopedic facilities, we stand as one of the leading orthopedic service providers in Eastern Indonesia.
Deliver professional healthcare services with a strong focus on patient safety.
Continuously enhance the competence of our human resources.
Improve medical facilities and infrastructure with advanced technology at reasonable and transparent costs.
Fracture management within 6–8 hours for significantly faster recovery.
We use only top-quality medical implants sourced from Europe and Asia.
Dedicated inpatient and operating rooms with low infection risk. Standard length of stay: 3–7 days.
Surgery costs are fixed and not influenced by room class selection.
Clear and reasonable pricing information is provided upfront for all services.
Specialist clinics are open every day, including Sundays and public holidays.

Hasil capaian indikator Kepatuhan Kebersihan Tangan telah mencapai standar pada tahun 2025 dengan rata-rata capaian 96,81%, hal ini menunjukkan bahwa implementasi program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), khususnya kebersihan tangan, sudah berjalan dengan baik dan konsisten di lingkungan RSOT

Hasil capaian indikator Kepatuhan penggunaan APD pada tahun 2025 telah mencapai standar 100% dan menggambarkan bahwa petugas telah patuh dalam penggunaan APD dalam upaya mencegah terjadinya penularan infeksi serta perlindungan bagi tenaga kesehatan dan pasien.

Capaian indikator Kepatuhan Identifikasi Pasien di RSOT sepanjang tahun 2025 telah mencapai rata-rata yang sangat tinggi mendekati target yaitu 99,78%, dan meskipun terdapat sedikit penurunan pada periode tertentu, RSOT secara konsisten melakukan evaluasi serta perbaikan berkelanjutan untuk memastikan keselamatan pasien tetap terjaga secara optimal.

Waktu tunggu rawat jalan di RSOT tahun 2025 telah mencapai rata-rata 80,68% atau melampaui target, menunjukkan pelayanan yang semakin efisien dan rumah sakit akan terus melakukan evaluasi agar pasien dapat memperoleh pemeriksaan dokter dengan lebih cepat dan nyaman.

Penundaan operasi elektif di RSOT tahun 2025 tercatat rata-rata sebesar 7,22% atau masih di bawah target, yang umumnya dipengaruhi oleh durasi operasi sebelumnya dan kepadatan jadwal dokter. RSOT terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar dokter dapat hadir dan melaksanakan operasi sesuai jadwal yang telah direncanakan sehingga pelayanan tetap berjalan tepat waktu.

Kepatuhan waktu visite dokter di RSOT tahun 2025 masih berada di bawah target dengan rata-rata capaian 59,45% karena sebagian besar dokter memiliki jadwal praktik di beberapa tempat yang belum dapat menyesuaikan dengan standar Kemenkes visite pada pukul 06.00-14.00 WIB. Namun dokter selalu melakukan visite sesuai jadwal yang ditentukan dan RSOT terus melakukan evaluasi dan penyesuaian agar pelayanan kepada pasien tetap optimal.

Pelaporan hasil kritis laboratorium di RSOT tahun 2025 telah mencapai 100% dari 97 pemeriksaan yang dilaporkan tepat waktu, menunjukkan komunikasi yang sangat baik antara petugas laboratorium dan dokter dalam mendukung keselamatan pasien, dan rumah sakit akan terus mempertahankan serta meningkatkan konsistensi ini agar pasien segera mendapatkan penanganan yang diperlukan.

Kepatuhan dokter dalam meresepkan obat sesuai formularium RSOT tahun 2025 mencapai rata-rata 99,87% atau jauh melampaui target ≥80%, menunjukkan penggunaan obat yang tepat dan efisien, serta rumah sakit akan terus mempertahankan capaian ini untuk menjaga konsistensi pelayanan yang aman dan rasional bagi pasien.

Kepatuhan terhadap alur klinis di RSOT tahun 2025 mencapai rata-rata 89,50% atau melampaui target, hal ini menunjukkan pelayanan yang terkoordinasi dengan baik antar tenaga kesehatan. RSOT akan terus mempertahankan capaian ini agar setiap pasien mendapatkan penanganan yang konsisten sesuai standar yang telah ditetapkan.

Kepatuhan upaya pencegahan risiko pasien jatuh di RSOT tahun 2025 mencapai rata-rata 99,42% atau hampir memenuhi target 100%. Hal ini menunjukkan pelaksanaan yang sudah baik, namun RSOT tetap perlu terus melakukan evaluasi dan memperkuat konsistensi pencatatan agar seluruh tindakan dalam memberikan edukasi untuk Upaya pencegahan risiko pasien jatuh yang dilakukan terdokumentasi dengan lengkap demi keselamatan pasien.

Capaian indikator kecepatan waktu tanggap komplain di RSOT tahun 2025 telah sesuai standar 100%, menunjukkan respon yang cepat dan sistem pengelolaan keluhan yang efektif, serta rumah sakit akan terus mempertahankan kinerja ini agar setiap keluhan pasien dapat ditangani dengan tepat waktu, efisien dan optimal.

Tingkat kepuasan pasien di RSOT tahun 2025 mencapai rata-rata 86,51 atau melampaui target 76,61. Capaian ini menunjukkan bahwa sebagian besar pasien merasa puas dengan pelayanan yang diberikan, dan RSOT berkomitmen akan terus mempertahankan serta meningkatkan kualitas layanan guna memastikan pengalaman pasien yang aman, berkualitas, dan berkesinambungan.