Please wait...

pemanasan-sblm-olahraga.jpg

Pemanasan sebelum berolahraga adalah hal yang penting untuk dilakukan, namun tidak sedikit orang yang sering mengabaikannya. Kamu mungkin berpikir bahwa tubuh bisa langsung berolahraga tanpa melakukan pemanasan terlebih dahulu. Meskipun kamu sudah terampil berolahraga, tubuh tetap perlu menyesuaikan diri sebelum melakukan aktivitas yang lebih berat daripada biasanya.

Tujuan utama melakukan pemanasan sebelum olahraga adalah agar tubuh tidak kaget saat melakukan aktivitas fisik yang berat. Coba bayangkan, otot yang masih dalam kondisi dingin dan rileks, tiba-tiba digunakan untuk berlari kencang. Hal ini meningkatkan risiko mengalami cedera ringan atau kram saat berolahraga.

Oleh sebab itu, lakukan pemanasan terlebih dahulu setidaknya selama 10-15 menit sebelum berolahraga untuk mendapatkan manfaat berikut:

  1. Mencegah Cedera

Pemanasan membuat otot menjadi lebih lentur dan tidak kaku lagi, sehingga ketika melakukan gerakan-gerakan olahraga yang cukup ekstrem, seperti mengangkat beban berat atau melakukan tendangan tinggi, kamu terhindar dari potensi otot kram, cedera, atau bahkan sobek. Otot robek adalah cedera serius yang menyakitkan dan membutuhkan proses pemulihan yang cukup lama.

Jika kamu mengalami cedera setelah berolahraga dan tidak membaik meski sudah dirawat, sebaiknya periksakan ke dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.

  1. Melancarkan Peredaran Darah

Dikutip dari laman Mayo Clinic, pemanasan yang dilakukan secara bertahap sebelum olahraga dapat meningkatkan sistem kardiovaskular dengan menaikkan suhu tubuh dan meningkatkan aliran darah ke otot-otot. Ketika aliran darah menjadi lebih lancar, maka suplai oksigen tersebar dengan baik ke seluruh tubuh, sehingga meningkatkan performa dalam berolahraga.

  1. Menjaga Kesehatan Tulang Dan Persendian

Selain mencegah kram otot, pemanasan dapat menjaga tulang dan persendian agar terhindar dari risiko cedera saat berolahraga. Kegiatan ini membantu meningkatkan cairan yang melumasi persendian, sehingga membuat sendi-sendi lebih licin dan fleksibel.

  1. Mengurangi Asam Laktat Pada Tubuh

Kegiatan olahraga meningkatkan asam laktat dalam tubuh. Jumlah asam laktat yang terlalu banyak akan menumpuk di dalam darah dan otot. Meski tidak berbahaya, penumpukan asam laktat dapat menyebabkan nyeri otot dan rasa tidak nyaman selama berolahraga. Melansir dari Healthline, melakukan pemanasan sebelum berolahraga dan pendinginan sesudah berolahraga dapat mengurangi kadar asam laktat di dalam tubuh.

  1. Meningkatkan Mental dan Fokus

Pemanasan juga baik untuk meningkatkan kondisi mental dan fokus kamu, agar dapat berolahraga dengan maksimal, sehingga meningkatkan teknik dan keterampilan. Pemanasan dapat membuat fisik dan pikiran menjadi lebih rileks dan tenang. Kondisi yang rileks membuat mental dan fokus lebih terjaga.

Kegiatan olahraga dapat mengakibatkan risiko ringan sampai serius pada tubuh. Jadi, jangan lupa melakukan pemanasan sebelum olahraga untuk mencegah cedera dan hal yang tidak diinginkan lainnya.

 

 

 

 

Sumber :

Why Warming Up and Cooling Down is Important. Tri-City Medical Center. (2016). Retrieved 20 March 2021, from https://www.tricitymed.org/2016/12/warming-cooling-important/.

https://www.halodoc.com/artikel/ini-pentingnya-pemanasan-sebelum-olahraga


Duduk-benar-1200x1800.jpg

BAGAIMANA POSTUR YANG BAIK UNTUK PUNGGUNG?

POSTUR TUBUH SAAT BERDIRI

Perhatikan hal-hal di bawah ini ketika berdiri :

  • Posisi tubuh tegak
  • Tarik bahu dan perut kearah belakang (jangan berlebihan seperti posisi tegap khas tentara, karena itu bisa menyebabkan gangguan kelengkungan tulang belakang dan kelelahan pada otot)
  • Biarkan tangan menggantung secara alami di sisi tubuh
  • Beri jarak antara kaki kiri dan kanan, kurang lebih selebar bahu

Menjaga kesehatan tulang belakang sangat penting, karena tulang belakang merupakan salah satu struktur utama penopang tubuh. Tulang belakang bisa mengalami beberapa kelainan, seperti scoliosis, kifosis, maupun lordosis. Dari beberapa kelainan tulang belakang itu, ada yang disebabkan karena kelainan genetik, tapi ada juga yang disebabkan karena postur tubuh yang salah. Ya, postur tubuh yang tidak tepat dapat menimbulkan berbagai keluhan. Mulai dari nyeri punggung, sakit leher, dan nyeri bahu. Hal ini berdampak pada kelenturan dan keseimbangan tubuh, serta mempengaruhi proses pernapasan dan pencrnaan. Inilah sebabnya, kita harus menjaga agar postur tubuh selalu dalam posisi yang tepat, agar kesehatan tulang belakang selalu dalam posisi yang tepat, agar kesehatan tulang belakang selalu terjaga.

POSTUR TUBUH SAAT DUDUK

  • Usahakan duduk dengan posisi bokong di bagian paling belakang kursi, karena itu dapat menyangga area punggung dengan baik. Jika diperlukan, anda bisa menyokong area punggung bagian bawah dengan meletakkan bantal kecil.
  • Dekatkan siku dengan tubuh.
  • Hindari menyilangkan kaki, kedua telapak kaki sebaiknya menapak lantai.
  • Atur ketinggian kursi, sehingga sendi pada lutut membentuk siku-siku (90°)
  • Saat duduk di depan komputer, pastikan layar monitor sejajar dengan lengan. Perhatikan juga jarak pandang antara layer dan mata.
  • Saat menyetir, atur posisi kursi mendekat pada kemudi, sehingga lutut tetap menekuk, tetapi kaki dapat mencapai pedal.

POSTUR TUBUH SAAT TIDUR

Tanpa disadari, tidur menghabiskan sepertiga waktu seseorang dalam sehari. Oleh karena itu, posisi tidur yang baik juga tak kalah penting. Perhatikan hal-hal ini :

  • Pastikan bantal berada di bawah kepala, bukan di bawah bahu. Ketebalan bantal juga harus diperhatikan agar kepala tetap berada pada posisi normal.
  • Bisa juga tidur menyamping dengan lutut sedikit ditekuk, tetapi jangan sampai posisi lutut menempel perut. Posisi tersebut bisa menyebabkan nyeri punggung.
  • Hindari posisi tengkurap.
  • Pilih Kasur yang dapat menopang berat badan dengan baik, tidak perlu yang terlalu keras dan jangan yang terlalu empuk.

 

POSTUR TUBUH SAAT MENGANGKAT BENDA

Ada beberapa teknik yang digunakan dalam mengangkat dan membawa suatu benda yang dapat melindungi punggung anda dan dapat mencegah cedera.

  • Hindari membungkuk setinggi pinggang ketika mengambil sesuatu. Hal ini dapat menciptakan ketegangan pada punggung dan memperbesar resiko cedera.
  • Kaki anda memisah, dengan satu kaki sedikit ke depan dari kaki yang lain. Ini memberikan basis penyangga yang lebar, lebih stabil, lebih bertenaga, dan lebih kuat.
  • Tekuk lutut anda dan berjongkok, jaga punggung anda tetap lurus dan kepala anda juga lurus selama mengangkat. Posisi ini memberikan kekuatan yang lebih untuk otot-otot tungkai dan menjaga keseimbangan punggung anda.

Flyer-Natal-Tetap-Buka-2-1200x1201.jpg

Libur Natal & Tahun Baru
Pelayanan Poliklinik Orthopedi dan Rehabilitasi Medik TETAP BUKA.

Jika Anda ingin konsultasi dan terapi, mohon untuk melakukan pendaftaran / appointment terlebih dahulu

IGD, Farmasi, Radiologi, Laboratorium, dan kamar operasi 24 Jam

Informasi dan pendaftaran (031) 57431574 / 081336621957

IGD ext 118 / 082337655500

RS Orthopedi & Traumatologi Surabaya
Your Bone and Joint Solution


© 2021 PT. SURABAYA ORTHOPEDI AND TRAUMATOLOGY HOSPITAL. All Rights Reserved.

WhatsApp Live Chat