{"id":3062,"date":"2021-07-07T03:55:49","date_gmt":"2021-07-07T03:55:49","guid":{"rendered":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/?p=3062"},"modified":"2021-07-07T03:55:49","modified_gmt":"2021-07-07T03:55:49","slug":"radial-shock-wave-therapy-dan-high-intensity-laser-alat-canggih-di-rsot-untuk-terapi-masalah-tulang-dan-sendi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/2021\/07\/07\/radial-shock-wave-therapy-dan-high-intensity-laser-alat-canggih-di-rsot-untuk-terapi-masalah-tulang-dan-sendi\/","title":{"rendered":"RADIAL SHOCK WAVE THERAPY DAN HIGH INTENSITY LASER &#8211; ALAT CANGGIH DI RSOT UNTUK TERAPI MASALAH TULANG DAN SENDI"},"content":{"rendered":"<blockquote><p>Pernahkah merasakan nyeri tiba-tiba di daerah tumit saat memijakkan kaki di lantai? Hati \u2013 hati, nyeri tersebut bisa jadi merupakan tanda bahwa telah terjadi peradangan pada tendon kaki. Lalu, bagaimana cara mengatasi permasahan tersebut ? Adakah tindakan non operatif yang bisa dilakukan? Simak Penjelasan berikut.<\/p><\/blockquote>\n<p>yang menangani permasalahan tulang dan sendi, sangat <em>aware<\/em> terhadap perkembangan teknologi untuk memaksimalkan penanganan pasien.<\/p>\n<p>Tak hanya peralatan operasi terkini, RSOT juga secara konsisten terus melakukan pengadaan terhadap peralatan-peralatan terkini, termasuk salah satunya adalah <em>Radial Shock Wave Therapy<\/em> (RSWT), yang merupakan alat terapi untuk mengatasi berbagai permasalahan pada tulang dan sendi, seperti nyeri atau peradangan pada sendi sisi luar siku tangan (<em>tennis elbow<\/em>), gangguan otot yang berada di sekitar pantat yang menjalar pada belakang paha, betis, dan kaki (<em>piriformis syndrome<\/em>), dan lainnya.<\/p>\n<p>Menurut dr. Nunung Nugroho, Sp.KFR., RSWT merupakan terapi yang bersifat <em>regenerative medicine<\/em> yang dilakukan dengan melakukan dengan melakukan tembakan untuk membuat inflamasi baru pada bagian tubuh tertentu, guna memicu tubuh untuk merespon dan berusaha menyembuhkan dirinya sendiri.<\/p>\n<p>Lebih lanjut dr.Nunung menuturkan, RSWT merupakan teknologi lanjutan dan alternatif dari teknik yang lebih konservatif yaitu <em>Short Wave Diatermy <\/em>(SWD)<em>. <\/em>RSWT memiliki banyak keunggulan, termasuk dalam hasil terapi yang lebih maksimal.<\/p>\n<p>Alat RSWT dapat di-<em>setting <\/em>oleh operator, dalam hal ini dokter rehabilitasi medik, sesuai dengan kebutuhan dan <em>evidence based <\/em>atau pendekatan praktik medis dalam mengoptimalkan pengambilan keputusan dengan penggunaan bukti dari penelitian yang telah dilakukan sebelumnya.<\/p>\n<p>Secara teknis, RSWT dapat digunakan dengan frekuensi dan tekanan tertentu. \u201cDalam satu kali terapi RSWT, total pukulannya bisa mencapai 2.500 hingga 5.000 pukulan dengan kecepatan yang cukup tinggi. Kembali lagi, tergantung diagnose dokternya, \u201cjelas dr. Nunung. \u201cDokternya bisa <em>adjust <\/em>alatnya. Awalnya mungkin tekanannya ringan dan lama-lama kalua pasien sudah bisa beradaptasi, tekanan dan intensitasnya bisa dibesarkan, agar pasiennya juga merasa nyaman.\u201d<\/p>\n<p>Untuk itu, lanjut dr. Nunung, \u201c<em>man behind the gun\u201d <\/em>atau dokter rehabilitasi medik yang menangani terapi ini menjadi sangat penting untuk menentukan keberhasilan terapi. Dokter yang melakukan terapi dengan RSWT juga harus memiliki kompetensi dan mendapatkan pelatihan atau sertifikasi khusus. Ada bagian-bagian tubuh tertentu yang tidak boleh dilakukan terapi dengan RSWT. Dokter Nunung sendiri telah mendapat sertifikasi dari pelatihan yang diikutinya di Malaysia dan Indonesia.<\/p>\n<p><strong>HASIL MAKSIMAL<\/strong><\/p>\n<p>Dengan teknik terapi yang tepat, RSWT dapat membuahkan hasil yang maksimal. Bahkan menciptakan semacam \u201c<em>miracle<\/em>\u201d. Seorang pasien, diceritakan dr. Nunung, sudah tiga bulan tidak bisa mengangkat tangannya. Karena belum terindikasi operasi, oleh dokter orthopedic diarahkan untuk melakukan fisioterapi ke dokter rehabilitasi medik. Setelah dilakukan pemeriksaan, dr. Nunung mendiagnosa bahwa terjadi masalah otot <em>teres minor <\/em>atau otot kecil yang di bagian bahu. \u201cSetelah saya tembak di bagian yang saya duga terjadi masalah, tangan pasien langsung bisa diangkat,\u201d kata dr. Nunung. \u201cAda juga pasien dari militer yang sudah satu tahun tidak bisa lari. Setelah ditembak lima kali, bisa lari lagi.\u201d<\/p>\n<p><strong>HIGH INTENSITY LASER<\/strong><\/p>\n<p>Selain RSWT, salah satu terapi lain yang juga ada di RSOT adalah <em>High Intensity Laser <\/em>(HIL) dan <em>Low Intensity Laser <\/em>(LIL). Prinsip kedua alat ini sebenarnya sama, hanya memiliki perbedaan pada tingkat <em>joule <\/em>atau energi yang dikeluarkan saat diaktifkan untuk kebutuhan terapi.<\/p>\n<p>Dijelaskan oleh dr. Nunung, LIL biasanya diterapkan untuk masalah-masalah pada otot dan sendi yang lokasinya berada di permukaan, sementara HIL digunakan untuk terapi penyakit yang lebih akut dan kronik, dan berlokasi lebih dalam. Terapi laser pada prinsipnya memiliki dua fungsi: <em>Pain management <\/em>atau penghilang nyeri, dan bio-stimulasi atau merangsang penyembuhan. \u201cJika dimaksudkan untuk mengatasi nyeri, dosis <em>joule-<\/em>nya lebih tinggi dan waktunya pendek atau lebih singkat. Tapi kalau untuk kebutuhan biostimulasi, dosis <em>joule<\/em>-nya lebih rendah, namun waktunya lebih Panjang.\u201d Papar dr. Nunung.<\/p>\n<p>Dr. Nunung juga tak menampik bahwa penggunaan peralatan tersebut memiliki risiko. Untuk itu, faktor kompetensi dokter juga perlu diperhatikan, sehingga dapat mencapai tujuan penanganan seperti yang diharapkan. \u201cLaser, utamanya yang HIL akan menghasilkan panas. Penggunaannya harus digerakkan terus, kalua tidak bisa menimbulkan luka bakar,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dr. Nunung juga mengingatkan bahwa terapi harus diikuti dengan latihan atau <em>exercise <\/em>yang menjadi bagian penting dan tak terpisahkan dari penanganan permasalahan tulang dan sendi. Bentuk latihan, gaya hidup, pola makan, dan pilihan olahraga dapat dikonsultasikan dengan dokter rehabilitasi medik. \u201cSaya juga mengapresiasi RSOT yang sangat <em>aware <\/em>dengan peralatan-peralatan terkini untuk memaksimalkan penanganan pasien,\u201d tutup dr. Nunung.<\/p>\n<div id='gallery-1' class='gallery galleryid-3062 gallery-columns-3 gallery-size-medium'><figure class='gallery-item'>\n\t\t\t<div class='gallery-icon portrait'>\n\t\t\t\t<a href='https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/2021\/07\/07\/radial-shock-wave-therapy-dan-high-intensity-laser-alat-canggih-di-rsot-untuk-terapi-masalah-tulang-dan-sendi\/gambar-hil\/'><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"320\" height=\"448\" src=\"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Gambar-HIL-320x448.jpg\" class=\"attachment-medium size-medium\" alt=\"Alat High Intensity Laser\" aria-describedby=\"gallery-1-3064\" srcset=\"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Gambar-HIL-320x448.jpg 320w, https:\/\/surabayaorthopedi.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Gambar-HIL.jpg 500w\" sizes=\"(max-width: 320px) 100vw, 320px\" \/><\/a>\n\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<figcaption class='wp-caption-text gallery-caption' id='gallery-1-3064'>\n\t\t\t\tAlat High Intensity Laser\n\t\t\t\t<\/figcaption><\/figure><figure class='gallery-item'>\n\t\t\t<div class='gallery-icon portrait'>\n\t\t\t\t<a href='https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/2021\/07\/07\/radial-shock-wave-therapy-dan-high-intensity-laser-alat-canggih-di-rsot-untuk-terapi-masalah-tulang-dan-sendi\/rehab-2\/'><img decoding=\"async\" width=\"320\" height=\"480\" src=\"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/rehab-320x480.jpg\" class=\"attachment-medium size-medium\" alt=\"High Intensity Laser\" aria-describedby=\"gallery-1-3063\" srcset=\"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/rehab-320x480.jpg 320w, https:\/\/surabayaorthopedi.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/rehab-1200x1800.jpg 1200w, https:\/\/surabayaorthopedi.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/rehab-768x1152.jpg 768w, https:\/\/surabayaorthopedi.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/rehab-1024x1536.jpg 1024w, https:\/\/surabayaorthopedi.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/rehab-1365x2048.jpg 1365w, https:\/\/surabayaorthopedi.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/rehab-540x810.jpg 540w, https:\/\/surabayaorthopedi.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/rehab-scaled.jpg 1707w\" sizes=\"(max-width: 320px) 100vw, 320px\" \/><\/a>\n\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<figcaption class='wp-caption-text gallery-caption' id='gallery-1-3063'>\n\t\t\t\tHigh Intensity Laser\n\t\t\t\t<\/figcaption><\/figure>\n\t\t<\/div>\n\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>dr. Nunung Nugroho, Sp. KFR<\/strong><\/p>\n<p><strong>Jadwal praktik:<\/strong><\/p>\n<p><strong>Selasa dan Kamis\u00a0 \u00a0: 15.00 \u2013 17.00 <\/strong><\/p>\n<p><strong>Minggu\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0: by appointment<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><strong>APPOINTMENT<\/strong><\/p>\n<p><strong>(031) 57431574 \/ 57431299<\/strong><\/p>\n<p><strong>081336621957<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><strong>Orthopedi &amp; Traumatologi Surabaya<\/strong><\/p>\n<p><strong>Jl. Emerald Mansion TX-10 Citraland Surabaya<\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernahkah merasakan nyeri tiba-tiba di daerah tumit saat memijakkan kaki di lantai? Hati \u2013 hati, nyeri tersebut bisa jadi merupakan tanda bahwa telah terjadi peradangan pada tendon kaki. Lalu, bagaimana cara mengatasi permasahan tersebut ? Adakah tindakan non operatif yang bisa dilakukan? Simak Penjelasan berikut. yang menangani permasalahan tulang dan sendi, sangat aware terhadap perkembangan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3065,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[16,48,17,640],"tags":[347,719,720,718,346,174,90,352],"class_list":["post-3062","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gallery","category-health","category-image","category-inspirasi","tag-fisioterapi","tag-laser","tag-modalitas-terapi","tag-radial-shock-wave-therapy","tag-rehabilitasi-medik","tag-rs-orthopedi-surabaya","tag-rsot","tag-terapi"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3062","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3062"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3062\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3065"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3062"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3062"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3062"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}