{"id":2301,"date":"2020-03-16T07:31:17","date_gmt":"2020-03-16T07:31:17","guid":{"rendered":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/?p=2301"},"modified":"2020-03-16T07:31:19","modified_gmt":"2020-03-16T07:31:19","slug":"pengapuran-sendi-panggul","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/2020\/03\/16\/pengapuran-sendi-panggul\/","title":{"rendered":"PENGAPURAN SENDI PANGGUL"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada dasarnya,dua faktor penyebab <em>osteoarthritis<\/em> atau pengapuran sendi, yang pertama adalah faktor\ndari dalam,dan lainnya yang berasal dari diri sendiri. Faktor-Faktor ini\nbersifat \u201cgiven\u201d dan tidak dapat di ubah. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Faktor yang kedua adalah faktor dari luar seperti berat\nbadan,aktifitas fisik seperti olahraga berat,kerja berat yang bisa\nmempengaruhui\u201dumur pakai sendi\u201d. Hal lain yang termasuk dalam faktor dari luar\nini misalnya kecelakaan,atau memiliki penyakit sendi lain,seperti asam urat\natau rematik yang kemudian memicu terjadinya pengapuran sendi. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSecara umum,wanita memiliki resiko dua kali lebih besar\nterkena pengapuran sendi,utamanya yang sudah di atas 60 tahun. Pertama karena\nwanita memiliki hormon estrogen, yang pada saat wanita memasuki masa\nmenepouse,hormon tersebut turun drastis. Padah hormon ini adalah&nbsp; hormon yang protektif melindungi sendi dan\ntulang,\u2019\u2019ujar dr Gede Chandra Sp.OT. \u2019\u2019Oleh karena itu,begitu memasuki masa\nmenepouse,wanita sangat rentan terhadap penyakit sendi dan tulang.\u201d <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu di tambahkan oleh Dr Gede Candra semasa hidupnya\n,wanita lebih sering terpapar dengan peningkatan berat badan yang drastis.\nMisalnya saat hamil,dimana seorang wanita bisa mengalami kenaikan berat badan\nsekitar 15 kg- 20kg. \u201citu akan memberikan beban kepada sendi dan mengurangi\numur pakai sendi,\u201dterangnya. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gejala awal yang bisanya menyertai pengapuran\nsendi,dimanapun tempatnya,baik itu pengapuran sendi lutut,tulang belakang,dan\npanggul adalah rasa nyeri. Gejala lainnya adalah kalau dan kesulitan melakukan\naktifitas sehari-hari seperti bejalan,naik dan turun tangga,sholat dll.\n\u201cKhususnya di sendi panggul di daerah lihat paha,sampai pantat bagian belakang,\ndan bisa juga menjalar sampai ke lutut,\u2019\u2019jelasnya. \u201cMakanya kalau ada sakit di\nlutut,jangan lupa sendi di panggul,karena bisa jadi penjalaran dari sana.\u201d <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Para penderita pengapuran sendi panggul biasanya juga\nmengalami kesulitan melakukan aktifitas-aktifitas yang berhubngan dengan\nmenekuk sendi panggul,misalnya duduk,naik tangga,sholat, dll dimana ada tekukan\ndi bagian panggul dan saat ada beban berat ke sendi,misalnya loncat,turun\ntangga,dll <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk itu, Dr Chandra menunturkan, hal yang pertama bisa\ndilakukan oleh para penderita pengapuran sendi, termasuk, sendi panggul adalah\nmengurangi beban sendi, misalnya mengurangi berat badan atau aktifitas yang\nmembebani sendi.\u201dMisalnya biasanya suka aerobic, itu kan olahraga <em>high impact<\/em> untuk sendi panggul,jangan\ndilakukan lagi,\u201dUjarnya. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di RSOT Surabaya,selalu dilakukan penangann <em>multi modal approach. <\/em>Penanganan pertama\ndi lakukan dengan pemberian obat, kedua dengan fisioterapi, dan ketiga adalah <em>occupational teraphy, <\/em>yakni memodifikasicara berkerja dan beraktifitas pasien\ntermasuk di dalamnya mengatur diet berat badan.\u201dPemberian obat sendiri ada obat\noral hingga suntik,yakni penggunaan <em>platet\nrich plasma<\/em> yang menggunakan darah pasien itu sendiri.\u201dterangnya. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika pendekatkan di atas dirasa tidak cukup membantu karena\ntingkat pengapuran sendi panggulnya sudah masuk dalam fase berat, diaman pasien\nmengalami nyeri hebat dan sangat menggangu aktifitas,seperti susah bergerak dan\nberjalan,barulah dilakukan operasi penggantian sendi. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Improvement yang bisa dihasilkan dengan operasi tergolong\nsangat dramastis. Pasien yang awalnya merasakan sangat sakit di bagian\nsendinya, sakitnya akan sangat berkurang sehingga aktifitas sehari-harinya bisa\nberjalan dengan baik lagi.\u201dMemang biasanya kita lakukan pada pasien yang\nberusia di atas 60 tahun dengan kerusakan sendi yang berat. Prosesnya tidak\nterlalu lama hanya sekitar 90 menit, dengan masa recovery satu-dua bulan pasca\noperasi sudah bisa berjalan,\u201durai Dr Chandra. \u201cSetelah enam bulan bisa olahraga\nringan, seperti yoga ringan,jalan kaki, sepeda, renang,masih bisa.\u201d <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kesimpulannya, pada pasien dengan kerusakan sendi berat,penggantian sendi dapat meningkatkan kembali kualitas hidup pasien,membuat pasien bisa melakukan aktifitas sehari-hari tanpa keluhan nyeri. <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/nyeri-pinggang-sacro.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2302\" width=\"357\" height=\"237\" srcset=\"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/nyeri-pinggang-sacro.jpg 1000w, https:\/\/surabayaorthopedi.com\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/nyeri-pinggang-sacro-320x213.jpg 320w, https:\/\/surabayaorthopedi.com\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/nyeri-pinggang-sacro-768x512.jpg 768w, https:\/\/surabayaorthopedi.com\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/nyeri-pinggang-sacro-540x360.jpg 540w\" sizes=\"(max-width: 357px) 100vw, 357px\" \/><figcaption>Pengapuran Sendi Panggul <\/figcaption><\/figure>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada dasarnya,dua faktor penyebab osteoarthritis atau pengapuran sendi, yang pertama adalah faktor dari dalam,dan lainnya yang berasal dari diri sendiri. Faktor-Faktor ini bersifat \u201cgiven\u201d dan tidak dapat di ubah. Faktor yang kedua adalah faktor dari luar seperti berat badan,aktifitas fisik seperti olahraga berat,kerja berat yang bisa mempengaruhui\u201dumur pakai sendi\u201d. Hal lain yang termasuk dalam faktor [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2303,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[48],"tags":[163,213,109,61,220,331,149,174,90,108,56,368,176,119,369],"class_list":["post-2301","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-health","tag-dokter-orthopedi","tag-dokter-orthopedi-di-surabaya","tag-dokter-tulang","tag-orthopedi","tag-orthopedi-surabaya","tag-poli-orthopedi","tag-rs-orthopedi-traumatologi-surabaya","tag-rs-orthopedi-surabaya","tag-rsot","tag-rsotsurabaya","tag-rumah-sakit","tag-rumah-sakit-orthopedi-dan-traumatologi-surabaya","tag-rumah-sakit-surabaya","tag-rumah-sakit-tulang","tag-rumah-sakit-tulang-surabaya"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2301","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2301"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2301\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2303"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2301"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2301"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2301"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}