{"id":2266,"date":"2020-02-27T04:03:53","date_gmt":"2020-02-27T04:03:53","guid":{"rendered":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/?p=2266"},"modified":"2020-02-27T04:03:55","modified_gmt":"2020-02-27T04:03:55","slug":"rahasia-makanan-tepat-untuk-cedera-olah-raga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/2020\/02\/27\/rahasia-makanan-tepat-untuk-cedera-olah-raga\/","title":{"rendered":"RAHASIA MAKANAN TEPAT UNTUK CEDERA OLAH RAGA"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p><strong>Cedera umumnya terjadi pada saat melakukan olahraga. Pada olahraga <em>high-impact, <\/em>seperti sepak bola, futsal, badminton, basket, tenis dan olahraga bela diri, kemungkinan akan terjadinya ACL akan lebih tinggi.<\/strong><\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"alignright size-large is-resized\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/cover-acl.jpg\" alt=\"cedera ACL\" class=\"wp-image-2267\" width=\"308\" height=\"256\" srcset=\"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/cover-acl.jpg 617w, https:\/\/surabayaorthopedi.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/cover-acl-320x265.jpg 320w, https:\/\/surabayaorthopedi.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/cover-acl-540x447.jpg 540w\" sizes=\"(max-width: 308px) 100vw, 308px\" \/><figcaption>cedera ACL<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong><em>Anterior Cruciate Ligament (ACL) <\/em><\/strong>adalah urat didalam sendi yang berfungsi untuk menjaga kestabilan sendi lutut. ligament sendiri merupakan jaringan fibrosa dan fungsi utamanya adalah menghubungkan tulang ke tulang lain dan mencegah gerakan sendi yang tidak normal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cedera pada\nligamen akan memakan waktu lama untuk sembuh. Namun, nutrisi yang baik bisa\nmembantu mempercepat proses penyembuhan. Mengkonsumsi kalori yang cukup dengan\ndiet anti-inflamasi, misalnya, bukan hanya dapat mencegah terjadinya cedera,\nnamun juga dapat mempercepat pemulihan pada saat terjadi cedera.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kebutuhan kalori\nsetiap orang berbeda. Atlet membutuhkan kalori lebih tinggi dibandingkan\norang-orang dengan aktifitas ringan, seperti pegawai kantoran. Kebutuhan kalori\natlet juga ditentukan dari jenis olahraga dan intensitasnya. Untuk memperbaiki\natau menjaga kesehatan, atlet membutuhkan protein sebesar 15%-20%, 30% lemak,\ndan 50%-55% karbohidrat dari total kalori yang dibutuhkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pencegahan\nterhadap cedera ligamen ini menjadi penting, mengingat resikonya cukup massif.\nInflamasi atau peradangan dapat memicu terbentuknya radikal bebas. Semakin\nbanyak latihan yang dilakukan seorang atlet, maka semakin banyak pula radikal\nbebas yang dihasilkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Radikal bebas\nini dapat merusak sel-sel otot dan memacu inflamasi berikutnya dan peroksidasi\nlemak. Hal ini menjadi penyebab nyeri otot. Bahkan, radikal bebas juga dapat\nmengakibatkan kerusakan pada pembuluh darah dan berbagai penyakit. Yang juga\nperlu menjadi catatan, konsumsi alkohol dan rokok dapat meningkatkan oksidasi\nradikal bebas yang menghasilkan proses inflamasi, yang dapat memperparah\ncedera.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>KONSUMSI YANG BAIK<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Langkah pertama pada penangangan cedera yang dapat dilakukan adalah dengan mengurangi peradangan di wilayah cedera dan mengkonsumsi makanan yang mengandung enzim preteolitik, karena enzim proteolitik mempunyai sifat anti-inflamasi. Beberapa contoh makanan yang kaya enzim proteolitik yaitu nanas dan akar jahe.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain enzim\nproteolitik, vitamin A, C, dan E juga memiliki sifat anti-inflamasi yang sangat\nbaik untuk mengurangi peradangan pada cedera. Vitamin A dapat mempercepat\npembentukan produk kolagen, yang merupakan vitamin vital dalam ACL, meniscus,\nligamen, dan tendon lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Vitamin C juga\ndibutuhkan untuk menghasilkan kolagen dalam tubuh dan ini penting dalam\npenyembuhan ligament. Vitamin C bukanlah vitamin yang bisa disintesis dari\ntubuh sendiri. Dengan demikian, perlu mengkonsumsi makanan yang banyak\nmengandung vitamin C agar tubuh memilikinya. Untuk meningkatkan kekuatan kerja\ndari vitamin C, diperlukan Flavonoid yang dapat membantu mengurangi\npembengkakan dengan melindungi sel dari kerusakan oksigen, pembuluh darah dari\nrupture atau kebocoran. Sementara itu, vitamin E membantu meminimalkan stress\noksidatif dan pembengkakan lutut. Makanan yang banyak mengandung vitamin A\nadalah wortel, plum, apricot, melon, paprika merah, mangga, ubu jarar, dan juga\nikan tuna, serta sirip biru. Sementara makanan yang kaya akan vitamin C dan\nFlavonoid meliputi buah sitrus (jeruk, lemon, jeruk nipis), brokoli, tomat,\napel, blueberry, stroberi, bawang merah, dan kol. Untuk vitamin E, bisa kita\ndapatkan di makanan seperti tahu, bayam, almond, biji bunga matahari, alpukat,\nikan, minyak zaitu, dan brokoli.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mineral yang\npenting juga untuk mempercepat proses penyembuhan cedera adalah zinc. Zink\nmerupakan mineral yang sangat baik dalam memerangi peradangan dan menjaga\nsistem kekebalan tubuh agar kuat. Ketika satu bagian tubuh terluka, maka tubuh\nakan mengalihkan semua semua zinc ke bagian yang cedea untuk melawan peradangan.\nDengan demikian, bagian lain dari tubuh akan memiliki definisi zinc. Untuk\nmencegah kekurangan zinc, penting mengkonsumsi makanan yang kaya zinc seperti\ntiram, gandum, daging sapi, ayam, bayam, kacang-kacangan (almond, pecan).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain vitamin\nA, C, E, Flavonoid serta mineral Zinc, protein merupakan salah satu zat gizi\nyang paling berperan penting dalam mempercepat proses penyembuhan cedera.\nProtein dapat dengan mudah didapat dari makanan seperti daging, telur, ikan,\ntempe, tahu, dan produk kedelai. Kekurangan protein akan menyebabkan berbagai\npenyakit di tubuh.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk memastikan penyembuhan yang cepat pada cedera akan memerlukan terapi fisik, jika memungkinkan akan dilakukan tindakan operasi, dan dukungan nutrisi yang tepat untuk mempercepat penyembuhan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"512\" height=\"313\" src=\"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/unnamed.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2268\" srcset=\"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/unnamed.png 512w, https:\/\/surabayaorthopedi.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/unnamed-320x196.png 320w\" sizes=\"(max-width: 512px) 100vw, 512px\" \/><figcaption>kebutuhan gizi bagi atlet<\/figcaption><\/figure>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cedera umumnya terjadi pada saat melakukan olahraga. Pada olahraga high-impact, seperti sepak bola, futsal, badminton, basket, tenis dan olahraga bela diri, kemungkinan akan terjadinya ACL akan lebih tinggi. Anterior Cruciate Ligament (ACL) adalah urat didalam sendi yang berfungsi untuk menjaga kestabilan sendi lutut. ligament sendiri merupakan jaringan fibrosa dan fungsi utamanya adalah menghubungkan tulang ke [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2269,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[48],"tags":[51,364,271,163,109,366,367,175,149,174,90,104,209,62,365],"class_list":["post-2266","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-health","tag-acl","tag-cedera-acl","tag-cedera-olah-raga","tag-dokter-orthopedi","tag-dokter-tulang","tag-kebutuhan-gizi-atlet","tag-makanan-untuk-pulihkan-cedera","tag-rs-orthopedi","tag-rs-orthopedi-traumatologi-surabaya","tag-rs-orthopedi-surabaya","tag-rsot","tag-sport-injury","tag-sport-medicine","tag-surabayaorthopedi","tag-vitamin"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2266","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2266"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2266\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2269"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2266"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2266"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2266"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}