{"id":2190,"date":"2019-11-27T07:50:27","date_gmt":"2019-11-27T07:50:27","guid":{"rendered":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/?p=2190"},"modified":"2019-11-27T07:50:28","modified_gmt":"2019-11-27T07:50:28","slug":"kifoplasty-penanganan-terbaru-pada-patah-tulang-belakang-dapat-beraktifitas-lagi-dalam-24-48-jam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/2019\/11\/27\/kifoplasty-penanganan-terbaru-pada-patah-tulang-belakang-dapat-beraktifitas-lagi-dalam-24-48-jam\/","title":{"rendered":"Kifoplasty, Penanganan Terbaru pada Patah Tulang Belakang, Dapat Beraktifitas Lagi dalam 24-48 jam"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Fraktur kompresi atau patah tulang belakang\nadalah salah satu jenis patah tulang yang kerapkali terjadi pada penderita osteoporosis.\nSalah satu metode penanganan terbaik untuk fraktur kompresi adalah dengan\nteknik kifoplasti. Bagaimana mekanisme penanganannya? <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Teknologi kedokteran terus bergerak dinamis\nmengikuti perkembangan dan kebutuhan penanganan yang lebih baik. Pada\nkasus-kasus terdahulu, pasien fraktur kompresi atau patah tulang belakang\numumnya akan ditangani dengan pemberian analgetik atau obat anti nyeri,\npenggunaan <em>brace<\/em>\/korset, hingga tirah baring lama. Hal tersebut dilakukan karena pasien fraktur\nkompresi akan mengalami rasa nyeri yang hebat dan jelas mengganggu aktifitas. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, terapi konvensional atau non-operatif\nseperti di atas membutuhkan waktu yang cukup panjang, dan pada beberapa kasus\ntergolong tidak efektif karena tidak membuahkan hasil seperti yang diharapkan.\nKemudian muncullah teknologi baru untuk mengatasi fraktur\nkompresi tersebut, yakni Vertebroplasti dan Kifoplasti yang merupakan tindakan mengoreksi\ndeformitas dan mengembalikan bentuk tulang belakang. Secara umum, Vertebroplasti dan Kifoplasti adalah tindakan\nmenyuntikkan semen pada tulang belakang yang mengalami fraktur untuk\nmengembalikan bentuknya. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bedanya, Kifoplasti melibatkan penggunaan balon\nkhusus untuk memberikan ruang pada tulang belakang yang kolaps akibat fraktur\nkompresi dan kemudian mengisinya dengan semen tulang.\nBalon tersebut berfungsi agar semen yang disuntikkan tidak meluber ke bagian\nlain yang tidak diperlukan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201dPasien akan diminta untuk berbaring terlentang\nselama satu hingga dua jam setelah tindakan dan akan membutuhkan waktu selama 24 jam untuk\nmemberikan waktu agar semen mengeras,\u201d terang dr. Carlos Gracia Binti, Sp. OT\n(K). \u201dRata-rata pasien yang menjalani Kifoplati akan mengalami\npenurunan rasa nyeri hingga 90 persen, hanya dalam waktu 24-48 jam atau dua\nhingga empat hari pasca operasi.\u201d <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dilanjutkan oleh dr. Carlos, Kifoplasti merupakan teknik terbaru dalam penanganan fraktur kompresi atau patah tulang belakang. Tindakan ini dapat dilakukan di rumah sakit yang memiliki fasilitas lengkap dan memadai untuk operasi tulang belakang, seperti halnya di Rumah Sakit Orthopedi dan Traumatologi (RSOT) Surabaya. Pun, sangat direkomendasikan bahwa tindakan ini dilakukan oleh dokter bedah tulang dengan sub-spesialisasi tulang belakang (<em>spine<\/em>).<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1080\" height=\"356\" src=\"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/kifo.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2192\" srcset=\"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/kifo.jpeg 1080w, https:\/\/surabayaorthopedi.com\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/kifo-320x105.jpeg 320w, https:\/\/surabayaorthopedi.com\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/kifo-768x253.jpeg 768w, https:\/\/surabayaorthopedi.com\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/kifo-540x178.jpeg 540w\" sizes=\"(max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption>Kifpoplasty<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Gunakan Hidroksiapatit untuk Pengganti Semen\nTulang<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Teknologi kedokteran untuk penanganan fraktur kompresi atau patah tulang\nbelakang tak hanya berhenti pada teknis Kifoplasti yang menggunakan balon khusus agar semen tak meluber. Namun,\nmaterial yang disuntikkan untuk mengoreksi deformitas atau mengembalikan bentuk\ntulang juga menjadi <em>concern <\/em>para ahli <em>spine <\/em>atau tulang belakang.\n<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti yang juga disampaikan oleh dr. Carlos di hadapan ahli <em>spine <\/em>dari\nseluruh negera-negara Asia Pasific pada acara <em>Pacific Asia Spine Society Minimal Invasive Surgery (PASSMIS) 2016<\/em><em> <\/em>di Bali. Kini para dokter <em>S<\/em><em>pine <\/em>mulai menggunakan material hidroksiapatit yang\nmemiliki banyak keunggulan sebagai material untuk mengisi tulang belakang,\ndibanding semen tulang. \u201dHidroksiapatit ini belum banyak dipakai dan baru digunakan oleh beberapa ahli spine di\nbeberapa spine center seperti Jepang dan beberapa negara lainnya. Namun, Penggunaan hidroksiapatit ini juga sudah diaplikasikan di RSOT,\u201d terang\ndr. Carlos. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada <em>event <\/em>PASSMIS 2016 tersebut, dr. Carlos juga telah melaporkan beberapa\npenanganan yang dilakukannya dengan menggunakan hidroksiapatit dan memberikan\nhasil yang baik pada pasien fraktur kompresi. \u201dMaterial hidroksiapatit ini lebih menyerupai tulang. Hingga saat ini,\npara ahli <em>spine <\/em>terus melakukan proses untuk mencari material yang\npaling baik untuk tulang belakang. Dan sampai saat ini, komposisi\nhidroksiapetit ini yang paling mirip dengan tulang,\u201d terang dr. Carlos.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>kyfoplasty<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":2193,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[48],"tags":[312,318,307,316,317,309,308,313,314,131,120,319,255,310,315,122,311],"class_list":["post-2190","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-health","tag-balon-kifoplati","tag-fraktur-kompresi","tag-kifoplasti","tag-klinik-spine","tag-klinik-tulang-belakang","tag-kyfoplasty","tag-kyphoplasty","tag-operasi-bkp","tag-operasi-suntik-semen","tag-orthopedic-surgeon","tag-osteoporosis","tag-patah-pada-tulang-belakang","tag-spine-center","tag-suntik-semen","tag-suntik-semen-tulang-belakang","tag-tulang-keropos","tag-vertebroplasty"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2190","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2190"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2190\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2193"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2190"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2190"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2190"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}