{"id":2055,"date":"2019-09-25T03:31:20","date_gmt":"2019-09-25T03:31:20","guid":{"rendered":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/?p=2055"},"modified":"2019-09-25T03:32:30","modified_gmt":"2019-09-25T03:32:30","slug":"hati-hati-anak-obesitas-bisa-blount-disease","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/2019\/09\/25\/hati-hati-anak-obesitas-bisa-blount-disease\/","title":{"rendered":"HATI-HATI, ANAK OBESITAS BISA BLOUNT DISEASE"},"content":{"rendered":"<p class=\"has-text-color has-vivid-cyan-blue-color wp-block-paragraph\">Bayi gemuk memang lucu dan menggemaskan. Tapi dibalik kelucuan itu, orang tua juga harus waspada terhadap risiko-risiko yang mengikuti berat badan berlebihan pada anak tersebut. Salah satunya <em>blount disease. <\/em>Apa itu?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penyakit <em>blount disease <\/em>merupakan gangguan yang terjadi pada tulang pada masa pertumbuhan, yang disebabkan oleh adanya beban mekanik pada tulang. beban tulang pada lutut yang cukup besar akan membuat kaki anak berbentuk O dan pada gilirannya akan menyebabkan deviasi atau penyimpangan gaya berjalan, dan kerusakan dini pada sendi lutut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dr. Anggitadewi, Sp.OT dari Rumah Sakit Orthopedi &amp; Traumatologi Surabaya (RSOT) menuturkan, faktoe obesitas atau berat badan berlebih ini memang menjadi salah satu penetus utama dari <em>blount disease. <\/em>Sebab ketika anak obesitas terdapat tekanan pada kaki sebagai penyangga, sehingga dalam taraf dan waktu tertentu akan membuat kaki menjadi melengkung, ataun bisa disebut kaki O. Selain itu ada beberapa hal lainnya juga yang disinyalir menjadi pemicu <em>blount disease <\/em>diantaranya adalah faktor genetik. <\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"alignleft is-resized\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/2435178259.jpg\" alt=\"bentuk kaki normal dan kaki O\" class=\"wp-image-2057\" width=\"350\" height=\"233\" srcset=\"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/2435178259.jpg 360w, https:\/\/surabayaorthopedi.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/2435178259-320x213.jpg 320w\" sizes=\"(max-width: 350px) 100vw, 350px\" \/><figcaption>bentuk kaki normal dan kaki O<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cBiasanya orang tua baru sadar\nketika anaknya sudah bisa berjalan. Dan dilihat kokj makin melengkung, seperti\nkaki O\u201d, tutur dr. Anggi. \u201cUntuk itu penting sekali untuk menjaga berat badan\nideal anak. Jadi anggapan bahwa makin gemuk anak itu makin luu karena dianggap\ngizinya sangat tercukupi, itu perlu dikoreksi juga. Artinya harus ideal\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dokter yang <em>concern <\/em>dibidang pediatric orthopedic atau tulang khusus anak ini\njuga menekankan pentingnya <em>awareness <\/em>dari\norang tua mengenai kondisi anak, karena anak memang cenderung belum dapat\nsecara mandiri memberikan informasi \u2013 informasi mengenai perubahan yang terjadi\npada tubuh dan dirinya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut dr. Anggi, penanganan\npada <em>blount disease <\/em>akan jauh lebih\nmudah jika dilakukan di fase-fase awal. Artinya <em>blount disease <\/em>&nbsp;telah dapat\nterdiagnosa pada usia balita. Dengan begitu tindakan-tindakan yang dilakukan\nakan lebih terintegrasi untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimak, bahkan\ndapat dilakukan tindakan non-operatif. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cjika datang lebih awal, misalnya\nsaat balita dan belum sekolah, kita bisa melakukan tindakan koreksi menggunakan\ngips dan terapi-terapi lainnya yang dilakukan bersama dengan dokter\nrehabilitasi medic, sehingga diharapkan pembengkokan tulangnya dapat diatasi\ntanpa operasi. Jadi penanganannya akan sangat tergantung&nbsp; dari tingkat derajat lengkung tulangnya dan\nmulai kapan dilakukan penanganan,\u201d jelas dr.Anggi. \u201cJika sudah sekolah agak\nkurang efektif dengan treatment gips karena akan makan waktu cukup lama. Jalan\nyang cepat adalah operasi, yakni osteotomy atau pemotongan tulang yang membuat\nanatomi tulang pada anak menjadi melengkung\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dr. Anggi melanjutkan, derajat\nlengkung kaki pada <em>blount disease <\/em>memang\nbervariasi tergantung dengan progresifitasnya. Itu sebabnya ada kasus-kasus\nyang terjadi di masyarajat dimana <em>blount\ndisease <\/em>ini baru diketahui saat telah dewasa, misalnya ketika hendak\nmendaftar menjadi TNI atau pekerjaan lain yang menuntut kesehatan dan postur\ntubuh yang baik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada kasus tersebut, secara visual mungkin tidak terlalu tampak atau mengganggu, tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan karena <em>blount disease <\/em>ini juga berpotensimengakibatkan pengapuran dini pada sendi lutut, sehingga dikhawatirkan seseorang dengan <em>blount disease <\/em>akan lebih cepat berpotensi terkena pengapuran sendi lutut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>TINGKATKAN <em>AWARENESS<\/em> TENTANG\nOBESITAS DAN <em>BLOUNT DISEASE<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Lakukan pengecekan secara rutin terhadap berat badan anak. Pastikan sang buah hati memiliki berat badan yang ideal dengan menggunakan indeks berat badan ideal yang bisa Anda konsultasikan dengan dokter<\/li><li>Ikutlah berperan aktif dalam mengubah stigma di masyarakat bahwa anak yang gendut = lucu. Karena ada berbagai risiko penyakit yang mengikuti anak obesitas. <em>Blount disease <\/em>&nbsp;adalah hanya salah satu diantaranya<\/li><li>Selalu amati dengan seksama mengenai perubahan-perubahan yang terjadi pada anak pada masa tumbuh kembang anak<\/li><li>Segera konsultasikan pada dokter jika terjadi hal-hal yang dirasa berbeda pada masa tumbuh kembang anak.<\/li><\/ul>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bayi gemuk memang lucu dan menggemaskan. Tapi dibalik kelucuan itu, orang tua juga harus waspada terhadap risiko-risiko yang mengikuti berat badan berlebihan pada anak tersebut. Salah satunya blount disease. Apa itu? Penyakit blount disease merupakan gangguan yang terjadi pada tulang pada masa pertumbuhan, yang disebabkan oleh adanya beban mekanik pada tulang. beban tulang pada lutut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2056,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[48],"tags":[190,191,189,158,188,163,194,193,161,162,187,192,186,185,174,90,108],"class_list":["post-2055","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-health","tag-anak-obesitas","tag-bahaya-anak-obesitas","tag-bayi-obesitas","tag-blount-disease","tag-bowlegs","tag-dokter-orthopedi","tag-dr-anggitadewi","tag-efek-samping-anak-obesitas","tag-genu-varum","tag-genu-varus","tag-kaki-o","tag-mencegah-anak-obesitas","tag-pediatric-orthopedic","tag-rs-orrthopedi-traumatologi-surabaya","tag-rs-orthopedi-surabaya","tag-rsot","tag-rsotsurabaya"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2055","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2055"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2055\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2056"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2055"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2055"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/surabayaorthopedi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2055"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}