Please wait...



Blog

CLASSIC LIST

knee-injury.jpg
23/Jan/2018

ACL (Anterior Cruciate Ligament)

Lutut terdiri dari berbagai struktur, yaitu tulang, ligamen, bantalan sendi, tempurung, dll. Dari struktur tersebut, bagian yang paling sering mengalami cedera olahraga adalah ligamen atau pengikat sendi yang berbentuk urat. Dari ligamen yang ada di lutut yang paling sering mengalami cedera saat berolahraga adalah ACL.


  • Penyebab Cedera ACL
  • Tanda-Tanda Cedera ACL
  • Penanganan Cedera ACL
  • Rekonstruksi ACL
  • Proses Rehabilitasi
Penyebab Cedera ACL

Cedera ACL biasanya terjadi karena gerakan yang bersifat melintir badan atau pivot, serta deselerasi atau berhenti dengan cepat dan diikuti memutar badan. Cedera ACL juga bisa terjadi karena salah tumpuan mendarat setelah melakukan jumping, atau gerakan cutting.

“Olahraga yang biasanya banyak melakukan cuttingdeseleration, jumping dan pivot ini biasanya basket dan sepakbola. Tiba-tiba lari kencang, kemudian berhenti tajam dan memutar arah. Itu sangat berpotensi mengakibatkan cedera ACL”

Tanda-Tanda Cedera ACL

Cedera ACL saat berolahraga biasanya ditandai dengan tiga hal, seperti nyeri yang tajam pada lutut, diikuti bunyi, dan tidak bisa berdiri.

Penderita cedera ACL akan merasa lututnya goyang ketika melakukan gerakan memutar atau berubah arah, sebab pengikat atau ligamennya ada yang putus”

Penanganan Cedera ACL

Cedera ACL adalah cedera yang bisa ditangani dengan cukup mudah. Pada dasarnya, penanganan cedera ACL akan sangat tergantung pada ekspektasi penderitanya. Bagi mereka yang ingin melakukan kembali olahraga, apalagi olahraga kompetitif, akan dianjurkan untuk melakukan tindakan operasi rekonstruksi ligamen. Sebab, jika salah satu ligamen ini mengalami kerusakan, termasuk putus, hal tersebut akan mengganggu kestabilan lutut.

Rekonstruksi ACL

Rekontruksi ACL ini merupakan penggantian ACL dengan urat lain yang diambil dari urat hamstring. “Secara kekuatan, otot hamstring ini 90-95% memiliki kekuatan yang sama dengan ACL”

RSOT sendiri sudah lumayan sering melakukan penanganan ACL ini, dengan intensitas satu hingga dua kasus setiap bulan.

Proses Rehabilitasi

Proses Rehabilitasi ini pada umumnya memakan waktu selama sembilan bulan, hingga pasien bisa melakukan olahraga yang kompetitif.

“Untuk olahraga ringan, satu hingga dua bulan pasca operasi sudah bisa bersepeda, tiga bulan sudah bisa joging, enam bulan sudah mulai bisa basket dan melakukan teknik shooting tapi hindari kontak, pada bulan ke sembilan baru bisa main game atau pertandingan.”



Copyright by Surabaya Orthopedi 2018

Contact Person Live Chat